Banten

Yoni Dores 'Dihukum' Boikot TV Usai Laporkan Lesti Kejora: Kasus Hak Cipta Berujung 'Pembunuhan Karakter'?

Saeful Anwar | 31 Mei 2025, 13:39 WIB
Yoni Dores 'Dihukum' Boikot TV Usai Laporkan Lesti Kejora: Kasus Hak Cipta Berujung 'Pembunuhan Karakter'?

 

AKURAT BANTEN-Nama Yoni Dores mendadak jadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan karena prestasi atau karya terbarunya, melainkan karena keputusannya melaporkan penyanyi dangdut kenamaan, Lesti Kejora, ke Polda Metro Jaya.

Yoni menuding Lesti telah melanggar hak cipta, sebuah langkah yang langsung memicu pro dan kontra di kalangan publik.

Sejak awal, laporan Yoni Dores ini tak lepas dari sorotan tajam. Tak sedikit warganet yang menuduhnya mencari sensasi, memanfaatkan nama besar Lesti Kejora untuk mendongkrak popularitas.

Baca Juga: Terbongkar! Pabrik Obat Herbal Ilegal di Klaten Produksi Ratusan Ribu Produk dengan Skala Nasional

Namun, di tengah riuhnya cibiran, Yoni Dores kini justru dihadapkan pada ancaman yang tak kalah serius: pemboikotan karya-karyanya oleh sejumlah stasiun televisi.

"Lagu-lagu saya akan diboikot, ya saya kaget," ungkap Yoni Dores dalam sebuah wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Keterkejutan Yoni sangat beralasan. Selama ini, ia merasa tak pernah punya masalah atau bersinggungan langsung dengan pihak televisi. "Kagetnya karena saya merasa tidak ada persoalan," tambahnya.

Baca Juga: PSI Tolak Wacana Pramono yang Ingin Bangun Pulau Kucing di Kepulauan Seribu

Yoni Dores menduga kuat bahwa ancaman boikot ini adalah imbas langsung dari laporan yang ia layangkan terhadap Lesti Kejora.

Ia merasa diperlakukan tidak adil, mengingat kasus dugaan pelanggaran hak cipta tersebut masih bergulir di ranah hukum dan belum ada putusan final.

"Kalau misalnya sampai pengadilan saya dinyatakan bersalah, silakan mau diboikot semua juga nggak apa-apa," ujarnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Naik di Asia, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran dan Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah!

Yoni menegaskan, belum ada keputusan pengadilan yang menyatakan dirinya bersalah. "Ini kan belum ada apa-apa, belum ada putusan saya salah apa benar," jelasnya.

Situasi ini, menurut Yoni, telah merugikan namanya dan secara terang-terangan ia menyebutnya sebagai "pembunuhan karakter."

Pernyataan ini menjadi penegasan dari Yoni, bahwa di balik ramainya kasus ini, ada nama baik dan kariernya yang terancam.

Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di AS, Picu Kewaspadaan Jelang Musim Gugur

Kasus Yoni Dores melawan Lesti Kejora memang masih panjang.

Namun, dengan adanya ancaman boikot ini, publik tentu bertanya-tanya: benarkah laporan hak cipta ini berujung pada 'hukuman sosial' bagi Yoni Dores?

Dan bagaimana kelanjutan dari proses hukum yang sedang berjalan ini? Kita tunggu saja perkembangannya (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman