Banten

Kebakaran Hanguskan Gudang Limbah Karet di Bekasi, Penyebab Diduga Korsleting Listrik

Aldi Gultom | 14 Januari 2025, 18:02 WIB
Kebakaran Hanguskan Gudang Limbah Karet di Bekasi, Penyebab Diduga Korsleting Listrik

 

AKURAT BANTEN - Kota Bekasi kembali dikejutkan oleh peristiwa kebakaran. Kali ini, musibah menimpa sebuah gudang limbah karet yang terletak di kawasan Padurenan, Bantargebang.

Kejadian kebakaran gudang limbah karet ini terjadi pada hari Selasa pagi, tepatnya 14 Januari 2025. 

Peristiwa kebakaran dilaporkan pertama kali ke command center Damkar Kota Bekasi sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga: Viral! Permainan Koin Jagat Sudah ada Dibeberapa Wilayah, Dianggap Merusak Lingkungan, Begini Respon Kominfo

Diduga, api berasal dari korsleting listrik yang kemudian merembet dengan cepat ke tumpukan limbah karet yang mudah terbakar.

Terlihat dari video yang ditayangkan oleh akun instagram @bekasi.kita, api membumbung sangat tinggi dengan kepulan asap hitam. 

Menanggapi laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi segera mengerahkan tujuh unit armada pemadam kebakaran.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Ciputat Tangsel, Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus

Armada pemadam kebakaran tersebut termasuk unit dari sektor Bantargebang, Rawalumbu, Mustikajaya, dan tim rescue.

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk memadamkan api dan mencegahnya meluas ke bangunan di sekitarnya.

"Tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman. Saat ini, fokus kami adalah melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali," ujar Komandan Pleton 8, Rusdi.

Baca Juga: Geger! Muncul Lagi Pagar Laut Misterius di Bekasi, Pembangunan dengan Alat Berat

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena tidak ada kegiatan produksi mengingat waktu masih pagi hari.

Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai angka yang cukup signifikan mengingat luasnya area yang terbakar dan jenis material yang mudah terbakar.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.