Pemkot Tangerang Sudah Saatnya Tingkatkan Insentif Kader Posyandu Sebesar Rp 2 Juta

AKURAT BANTEN - Pengamat Kebijakan Publik Trubus menanggapi program Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam yang tengah mempersiapkan 13 posyandu percontohan era baru.
Menurut Trubus, para kader posyandu masih kurang diperhatikan yang merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan publik di setiap kelurahan di Kota Tangerang, yang kini masih mendapatkan insentif Rp150 ribu dinilai belum sesuai.
“Untuk honor insentif para kader, tinggal penyesuaian aja mas, karena itu teman-teman yang langsung tangkap kondisi di lapangan,” ujar Trubus, dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024).
Mengingat, untuk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang telah lebih awal meningkatkan insentif para kader posyandu mulai dari Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
“Jadi dinaikkan disesuaikan saja. Sudah seharusnya insentif itu sampai Rp1,5 juta sampai Rp 2 juta, seperti di Tangsel saja. Kalau memang mungkin anggarannya kan perhidupan dulu. Tapi insentif segitu sudah sangat wajar,” ungkap Trubus.
Dengan adanya apresiasi dari Pemkot Tangerang, Kata Trubus, penanganan dapat lebih dipercepat dan diperluas jangkauannya mudah banget. Kayaknya ini harus lebih itu, memperhatikan kondisi anak buahnya.
“Jadi tidak sekadar melayani, tapi juga memberikan advokasi, Mas, menurut saya. Advokasi bisa berapa pembimbingan pembinaan tentang merawat anak yang baik,” pungkasnya.
Sementara, Sekretaris Lurah Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Nurdin membenarkan jika hingga kini insentif para kader posyandu masih kurang. Seakan tidak memperhatikan kesejahteraan para kadernya .
“Kalo di Sudimara Timur memang terakhir itu Rp150 Ribu, dan untuk mendapatkannya harus rela antre dahulu. Untuk di kelurahan sini, setiap RW memiliki 6 kader posyandu,” kata Nurdin.
Diketahui, Pemkot Tangerang kini tengah menyiapkan 13 posyandu percontohan era baru sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mencakup pemberdayaan masyarakat, keterlibatan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan.
"Tahap awal akan dilakukan percontohan di 13 posyandu milik pemerintah di setiap kecamatan, dan akan ditunjuk satu posyandu," terang Pj Wali Kota Tangerang Nurdin dalam keterangan yang diterima, Rabu (13/11/2024).
Langkah strategis ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan masyarakat di Kota Tangerang, serta memperkuat peran posyandu sebagai bagian dari pembangunan masyarakat di tingkat kelurahan.
"Posyandu ke depan berperan lebih luas sebagai perpanjangan tangan pemerintah, khususnya di tingkat kelurahan. Untuk itu, kita akan memperluas kepengurusan posyandu agar mampu melaksanakan fungsinya," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik


