KH Syaepudin Syadzili Terus Menuai Dukungan Jelang Konfercab X NU Lebak

AKURAT BANTEN, LEBAK - KH Syaepudin Syadzily panggilan akrabnya Kiyai Aep, menjelang Konfercab X Nahdathul Ulama (NU) Kabupaten Lebak, pada Hari Selasa besok (30/7/2024) terus menuai dukungan dari sejumlah Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWCNU) di wilayah Kabupaten Lebak.
Kali ini, dukungan untuk calon orang nomor satu di organisasi masyarakat NU Kabupaten Lebak tersebut, datang dari MWCNU Kecamatan Muncang, Kecamatan Malingping dan Kecamatan Sobang.
“ MWCNU Kecamatan Malingping,Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap KH Aep,karena beliau sudah teruji. Bahkan, sosok pak Kiyai Aep ini dinilai berkompeten dan berdedikasi tinggi dalam memimpin NU Lebak selama periode sebelumnya,” kata Ketua MWCNU Malingping Kiyai Usep, Senin (29/7/2024).
Menurut KH Usep, banyak prestasi yang telah dicapai di bawah kepemimpinannya selama menjadi Ketua NU Lebak, priode sebelumnya.
” Itu, salah satu alasan kuat kami kembali memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Kiai Aep untuk melanjutkan kepemimpinannya untuk PC NU Lebak”, ungkap Kiyai Usep.
Hal senada diungkapkan Sekretaris MWCNU Sobang, Kiyai Ace. Menurutnya, menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memberikan dukungan penuhnya terhadap Kiyai Aep.
“Pak Aep ini adalah pemimpin yang visioner dan inspiratif. Kami sangat yakin beliau mampu membawa NU Lebak ke arah yang lebih baik lagi,” terang Kiyai Ace.
Sementara, Ketua MWC Muncang Kiyai Didin,menyatakan, pihaknya mengaku siap untuk mendukung penuh terhadap pencalonan Kiyai Aep yang sekarang ini kami rasakan terhadap kepemimpinannya.
“ Penilaian kami terhadap Kiyai Aep,dia adalah sosok yang sangat kompeten dan layak untuk memimpin NU Lebak kembal, Kami sangat mendukung beliau untuk maju kembali, apalagi sudah 18 MWC yang meminta beliau maju,” tegasnya.
Baca Juga: Pj Bupati Meninjau Sekaligus Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Poros Desa Penghubung Dua Desa
Di hubungi melalui sambungan seluler, KH Syaepudin Asy Syadzily, menegaskan bahwa di NU ini sebuah pengabdian.
“Bukan untuk mencari jabatan. Jadi bagi saya tidak jadi apapun di NU tidak masalah, yang penting tetap NU selamanya,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










