Apa itu Hari Tasyrik? Berikut Pengertian, Waktu dan Larangannya

Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari raya umat Islam yang jatuh pada 10 Zulhijah. Diantara hari-hari ini ada yang dinamakan dengan hari-hari tasyrik.
Lantas, apakah yang dimaksud dengan hari tasyrik? Berikut informasinya.
Pengertian Hari Tasyrik
Hari tasyrik merupakan sebutan tiga hari setelah Idul Adha yang jatuh pada 11, 12, 13 Zulhijah. Ketiga hari ini menjadi waktu istimewa yang berkaitan dengan hari raya kurban.
Baca Juga: Sampai Kapan Libur Idul Adha 2024? Berikut Jadwal Berdasarkan SKB 3 Menteri
Dalam Bahasa Arab, tasyrik atau tasyriq berarti penghadapan kea rah sinar matahari. Mengutip dari buku Panduan Praktis Ibadah Puasa, ketiga hari tasyrik merupakan penyempurna bagi hari raya Idul Adha.
Jadwal Hari Tasyrik 2024
Dalam hal ini pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1445 H/2024 jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Maka dari itu, pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2024 jatuh pada 10 Zulhijah yang bertepatan dengan Senin, 17 Juni 2024.
Jika dilihat dari tanggalnya, berdasarkan keputusan tersebut, berikut merupakan jadwal hari tasyrik 2024.
Baca Juga: Simak! Libur Idul Adha 17-18 Juni 2024, Berikut Jadwal Operasional MRT Jakarta
11 Zulhijah 1445 H: Selasa, 18 Juni 2024
12 Zulhijah 1445 H: Rabu, 19 Juni 2024
13 Zulhijah 1445 H: Kamis, 20 Juni 2024
Larangan Hari Tasyrik
Hari Tasyrik menjadi hari yang diharamkan untuk berpuasa baik itu puasa senin kamis, puasa Daud, puasa qadha ataupun puasa lainnya.
Meski umat Muslim dilarang untuk berpuasa namun tidak untuk ibadah lainnya. Larangan puasa di hari asyrik dikarenakan pada hari-hari ini dianjurkan untuk menikmati hidangan daging kurban.
Mengutip dari laman MUI, bahkan Rasulullah SAW pernah mengatakan larangan ini dalam sebuah hadis yang artinya:
“Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan kurban ketika menunaikan haji.” (HR. Bukhari, no. 1859).
Baca Juga: LiburHari Raya Idul Adha 2024, Aturan Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan!
Nah, itulah pengertian, waktu dan beberapa larangan pada hari tasyrik.
Perlu diingat bahwa larangan ini terkhusus untuk puasa tetapi tidak dengan ibadah lainnya seperti shalat, berdzikir dan shalawat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









