Banten

Ketua DPD PKS Lebak Mengutuk Keras Kebiadaban Israel

Ratu Tiarasari | 12 November 2023, 13:07 WIB
Ketua DPD PKS Lebak Mengutuk Keras Kebiadaban Israel

 

AKURAT BANTEN - Banyak warga Palestina tewas terbunuh akibat di agresi Israel, wanita dan anak-anak tewas terbunuh oleh bom tentara Israel bahkan, jurnalis yang sedang meliput pun tak luput dari sasaran bom tentara israel.

KH lip Makmur Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Lebak mengatakan, pihaknya mengutuk keras kebiadaban zionis Israel yang membombardir Palestina.

”Kami mengutuk keras kebiadaban tentara Israel. Karena itu, kami meminta kader dan simpatisan PKS untuk aktif dalam lembaga kemanusian, membantu baik itu dengan materi, imateri ataupun do’a,” kata Anggota DPRD Provinsi Banten ini di kantor PKS Rangkasbitung pada awak media, Sabtu (11/11/2023)

Baca Juga: VIRAL Remaja Menempelkan Kelaminnya Serta Meneteskan Sperma di Atas Al-Quran

”Palestina itu saudara kita, tidak sempurna Iman seseorang jika tak mencinta saudaranya. Saat ini Palestina oleh Yahudi Israel, maka kita wajib membela dan membantunya,” imbuhnya

lip mengungkapkan, pihaknya berharap pemerintah pro aktif kepada PBB agar segera mendorong kemerdekaan rakyat Palestina untuk tidak lagi dijajah Israel. Menurut Iip, sesuai dengan amanat UUD 1945, bahwa Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan penjajahan diatas dunia harus dihapuskan.

”Saya juga turut berduka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia dan kemalangan rakyat Palestina yang tidak berdosa. Semoga yang meninggal dunia diterima disisi Allah SWT," ungkapnya.

Baca Juga: KOPI LESEHAN 025: Ikut Melayat Atas Kematian Demokrasi

Masih kata Iip, pihaknya juga meminta Pemerintah Indonesia agar bergerak cepat bertindak nyata, dan meminta kepada PBB untuk menghentikan kejahatan perang Israel terhadap rakyat Palestina.

”Mari kita doakan, agar rakyat Palestina terbebas dari penjajahan zionis Israel,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.