Serbuan Permintaan Jelang Ramadhan Bikin Gula Aren Lebak Laris Manis dan Harga Meroket

Akurat Banten - Lonjakan permintaan gula aren terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjelang Ramadhan 2026, dengan volume pembelian yang dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh para penampung dan pedagang gula aren yang menjadi pemasok utama bagi pengecer dari dalam maupun luar daerah.
Seorang penampung gula aren di Rangkasbitung, Fahri (60), mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya masih mampu memenuhi permintaan pasar yang terus mengalir sejak sepekan terakhir.
“Kami hingga kini terpenuhi permintaan konsumen itu,” kata Fahri.
Menurut Fahri, peningkatan permintaan paling banyak datang dari pedagang pengecer luar daerah yang sengaja melakukan pembelian lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan harga dalam beberapa pekan ke depan.
Ia menyebutkan, konsumen tersebut berasal dari berbagai wilayah seperti Serang dan Bogor, serta pelaku usaha kuliner yang mempersiapkan produksi makanan khas Ramadhan dan Lebaran.
Seiring naiknya permintaan, harga gula aren di pasaran pun mengalami penyesuaian dari sebelumnya Rp200 ribu per toros atau lima ikat, kini menjadi sekitar Rp250 ribu.
Kenaikan harga tersebut dinilai sebagai dampak langsung dari tingginya kebutuhan pasar menjelang bulan suci.
Fahri mengatakan, kondisi ini justru memberikan keuntungan signifikan bagi pelaku usaha penampung gula aren.
“Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan naik dua kali lipat yang biasanya Rp15 juta kini menjadi Rp30 juta per hari,” ujarnya.
Meski permintaan melonjak, Fahri memastikan ketersediaan pasokan gula aren masih relatif aman karena didukung bahan baku nira aren yang melimpah.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Zidane di Davos, Sepak Bola Nasional Masuk Agenda Besar Presiden
Ia menjelaskan, pohon aren yang tumbuh di wilayah pegunungan dan perbukitan Lebak menjadi penopang utama keberlanjutan produksi.
Sementara itu, penampung gula aren lainnya di Pasar Rangkasbitung, Maman (60), mengaku mulai kewalahan melayani banyaknya pembeli yang datang setiap hari.
“Menjelang Ramadhan kami bisa menghasilkan omzet Rp20 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hari,” kata Maman.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Maman mengaku meningkatkan stok gula aren hingga lima ton dari sebelumnya sekitar tiga ton.
Ia menambahkan, salah satu daya tarik gula aren Lebak adalah kualitasnya yang organik dan bebas bahan kimia.
Keunggulan tersebut membuat gula aren Lebak banyak digunakan sebagai bahan pemanis alami untuk berbagai olahan, seperti kolak, minuman es, dodol, bolu, dan aneka kue Lebaran.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, menyampaikan bahwa produksi gula aren merupakan salah satu komoditas unggulan daerah.
Ia mencatat terdapat sekitar 11.000 unit usaha perajin gula aren yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Lebak.
Menurut Imam, keberadaan industri gula aren telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Baca Juga: BNI Percepat Program Prioritas Nasional dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
“Kami terus melakukan pembinaan agar perajin gula aren bisa bersaing pasar dan menembus pasar domestik hingga mancanegara,” ujar Imam.
Pemerintah daerah pun optimistis geliat permintaan gula aren menjelang Ramadhan akan terus menjadi momentum positif bagi kesejahteraan perajin dan pelaku usaha di Kabupaten Lebak.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 2Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 3Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 6Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 7Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau
- 8Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta
- 9Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 10Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan









