Prabowo Bahas Investasi Rp100 Triliun dengan Rosan di Hambalang, Hilirisasi dan Sampah Jadi Fokus

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan CEO Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, guna membahas agenda strategis investasi nasional.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana informal namun sarat pembahasan penting yang berkaitan dengan percepatan proyek industri bernilai besar dan penguatan fondasi ekonomi jangka panjang Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan itu menyoroti sejumlah isu utama, terutama perkembangan proyek hilirisasi yang tengah digarap Danantara dengan nilai investasi yang sangat signifikan.
Menurut Teddy, total nilai investasi proyek hilirisasi tersebut mencapai sekitar 6 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp100 triliun yang akan disalurkan ke berbagai wilayah di Tanah Air.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga poin, yakni, pertama, perkembangan 5 titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang akan melakukan groundbreaking diawal bulan depan,” kata Teddy.
Ia menjelaskan, lima proyek hilirisasi itu direncanakan mulai dibangun dalam waktu dekat sebagai bagian dari strategi pemerintah mendorong nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.
Program hilirisasi tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan investasi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat struktur industri nasional agar lebih mandiri dan berdaya saing global.
Baca Juga: Mensos Pastikan Rumah Warga Korban Banjir Sungai Tabuk Dibantu Hingga Tahap Pemulihan
Teddy menuturkan, lokasi proyek hilirisasi akan tersebar di beberapa provinsi, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih merata serta membuka lapangan kerja baru.
Selain membahas hilirisasi, Presiden Prabowo dan Rosan Roeslani juga mendiskusikan perkembangan proyek pengolahan sampah berbasis energi atau waste to energy yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.
Proyek waste to energy tersebut difokuskan pada penertiban sistem pengelolaan sampah, khususnya di kawasan perkotaan yang selama ini menghadapi persoalan penumpukan limbah.
Pemerintah menilai pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan produksi energi memiliki potensi besar untuk mengurangi volume sampah terbuka sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.
“Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi,” ujar Teddy.
Baca Juga: Besi Truk Terlepas di Tol Batang–Semarang, Tabrakan Beruntun Renggut Satu Nyawa
Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo disebut memberikan perhatian serius terhadap efektivitas pelaksanaan proyek agar tidak berhenti pada perencanaan semata.
Prabowo juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar proyek strategis tersebut dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target.
Danantara sebagai pelaksana proyek diminta memastikan kesiapan teknis, pendanaan, serta dukungan regulasi agar proses groundbreaking dapat dilakukan tanpa hambatan.
Langkah percepatan hilirisasi dan waste to energy ini dipandang sebagai bagian dari visi besar pemerintahan Prabowo dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.
Pemerintah berharap investasi berskala besar tersebut mampu memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan nilai tambah industri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens
- 10Man City Dinyatakan Bersalah, Pochettino Singgung Era Penuh “Tipu Daya” di Premier League










