Presiden Gerak Cepat Pastikan Infrastruktur Dasar Pulih demi Percepatan Penanganan Bencana

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur dasar harus menjadi fokus utama pemerintah dalam tahap awal penanganan bencana di berbagai daerah.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui unggahan resmi yang menuliskan bahwa “Presiden Prabowo menekankan bahwa pemulihan infrastruktur dasar dan layanan publik menjadi prioritas utama pemerintah dalam tahap awal penanganan bencana.”
Keterangan tersebut muncul setelah Prabowo meninjau langsung kondisi para pengungsi yang ditempatkan di Perumahan Kasai Permai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kunjungan itu dilakukan Presiden untuk memastikan bahwa berbagai fasilitas darurat tersedia dan dapat berfungsi optimal bagi warga terdampak.
Setibanya di lokasi, Prabowo bergerak menuju tenda-tenda pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah dan relawan.
Ia kemudian mengecek dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi tanpa hambatan distribusi.
Baca Juga: Dramatis! BNN Bekuk Gembong Sabu 5 Triliun di Kamboja: Selamatkan 8 Juta Jiwa dari Ancaman Narkoba
Presiden juga meninjau layanan trauma healing yang diberikan bagi kelompok rentan, terutama anak-anak dan perempuan, guna memastikan mereka mendapatkan dukungan psikologis yang memadai.
Sekitar seribu warga mengungsi di area tersebut dan sebagian besar merupakan keluarga yang terpaksa meninggalkan rumah setelah banjir melanda wilayah mereka.
Para pengungsi menyampaikan berbagai keluhan mulai dari kondisi rumah yang terendam hingga keterbatasan akses listrik dan air bersih.
Dalam kunjungan itu, Prabowo menerima laporan mengenai perkembangan pembukaan akses darat yang sebelumnya terputus akibat tingginya debit air dan material banjir.
Meski sejumlah jembatan rusak, jalur utama menuju beberapa desa akhirnya bisa kembali dilewati kendaraan logistik.
Presiden juga mendapatkan informasi bahwa aliran listrik di wilayah tersebut hampir pulih sepenuhnya setelah petugas melakukan perbaikan sejak hari pertama bencana.
Selain itu, upaya pemulihan layanan air bersih mulai berjalan dengan pemasangan pompa sementara dan penyediaan tangki air bagi masyarakat.
Prabowo menegaskan bahwa percepatan pemulihan adalah mandat yang harus dijalankan semua pihak tanpa pengecualian.
“Seluruh pihak saat ini sedang bekerja cepat untuk menormalisasi wilayah,” ujar Teddy.
Pemerintah pusat juga disebut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga para relawan untuk memastikan langkah penanganan berlangsung terpadu.
Upaya tersebut mencakup distribusi logistik, perbaikan sarana publik, hingga pendataan kebutuhan warga untuk tahap rehabilitasi lanjutan.
Dalam arahannya, Prabowo meminta agar seluruh proses pemulihan dapat berjalan tanpa birokrasi yang memperlambat penanganan darurat.
Ia juga mendorong pemanfaatan seluruh sumber daya yang tersedia agar penanganan pascabencana dapat berlangsung efektif.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bupati Lebak Bebaskan Pajak P2 untuk Petani Kecil
Setelah rangkaian kunjungan ke Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat, Presiden kembali ke Jakarta untuk memimpin koordinasi lanjutan.
Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan layanan dasar kembali stabil.
Kunjungan Presiden tersebut diharapkan menjadi dorongan moral bagi warga terdampak untuk dapat bangkit dari situasi sulit yang mereka hadapi.
Komitmen percepatan pemulihan yang ditekankan pemerintah menjadi harapan baru bagi masyarakat yang masih menunggu normalisasi wilayah tempat tinggal mereka.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






