Bandara Dhoho Kediri Siap Melayani Langit Lagi dengan Rute Baru

Akurat Banten - Bandara Dhoho Kediri bersiap menyambut kembali aktivitas penerbangan setelah lama tidak melayani rute reguler.
Super Air Jet memastikan akan membuka jalur langsung dari Jakarta menuju Kediri yang diprediksi menjadi magnet bagi mobilitas masyarakat Jawa Timur bagian selatan.
Okky Riana Hartadi selaku Senior Vice President PT Surya Dhoho Investama menyebutkan bahwa kehadiran penerbangan baru ini akan melahirkan banyak peluang ekonomi.
“Beroperasinya kembali pesawat di Bandara Dhoho diharapkan bisa menggerakkan perekonomian Kediri Raya dan wilayah sekitar,” tutur Okky.
Pihak bandara merasa optimistis karena pemerintah pusat hingga daerah turut membantu memastikan rute ini berjalan lancar.
Beragam dukungan berasal dari Kementerian Perhubungan hingga Pemkot dan Pemkab Kediri, ditambah TNI AU Lanud Iswahyudi serta para pemangku kepentingan lain.
Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, mengungkapkan pihaknya melihat Kediri sebagai daerah yang berkembang pesat dengan potensi bisnis dan wisata yang kuat.
“Pembukaan rute Jakarta–Kediri menjadi strategi kami untuk memperluas jaringan penerbangan dan meningkatkan konektivitas udara nasional,” katanya.
Baca Juga: KEJANGGALAN WHOOSH: Mahfud MD Buka-bukaan, Kontrak Misterius China Ancam Kedaulatan dan Sita Aset Negara?
Maskapai berbiaya rendah tersebut akan mulai melayani penerbangan langsung dari Terminal 2E Bandara Soekarno–Hatta ke Bandara Dhoho pada 10 November 2025.
Ari menambahkan, “Kami ingin menyemarakkan semangat Hari Pahlawan dengan memberikan kemudahan akses terbang bagi masyarakat.”
Rute anyar tersebut dipercaya memperluas akses untuk pelaku usaha, wisatawan, serta warga di wilayah Kediri Raya dan sekitarnya.
Super Air Jet menyiapkan penerbangan tiga kali setiap pekan, tepatnya pada Senin, Rabu, dan Jumat yang menjadi hari ramai mobilitas masyarakat.
Jadwal keberangkatan ditetapkan pukul 10.20 WIB dari Jakarta dan diperkirakan mendarat di Kediri pada pukul 11.50 WIB.
Sebaliknya, pesawat akan terbang dari Kediri pukul 12.30 WIB menuju ibu kota dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB untuk memaksimalkan efektivitas waktu perjalanan.
Armada Airbus A320-200 digunakan untuk melayani rute ini dengan fasilitas bagasi gratis 10 kilogram sebagai nilai tambah bagi penumpang.
Rute tersebut dipandang sebagai alternatif perjalanan yang lebih cepat karena tidak lagi harus transit di Surabaya seperti sebelumnya.
Penumpang dari Kediri juga dapat melanjutkan penerbangan ke lebih dari 30 destinasi domestik maupun luar negeri melalui koneksi Super Air Jet dan mitra strategisnya.
Beberapa kota internasional yang bisa dijangkau antara lain Penang, Kuala Lumpur, Singapura, Perth, hingga Jeddah untuk perjalanan umrah.
Sementara konektivitas domestik mencakup kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Batam, Palembang, Balikpapan, Makassar, Manado, hingga Jayapura.
Selain memperkuat transportasi udara, rute ini diyakini mampu mendukung pertumbuhan pariwisata di kawasan selatan Jawa Timur yang selama ini masih tertinggal secara aksesibilitas.
Bandara Dhoho digadang sebagai pintu gerbang udara baru untuk melayani Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk.
Kehadiran Super Air Jet membawa napas optimisme baru setelah sebelumnya Citilink sempat membuka layanan serupa namun berhenti karena perawatan pesawat.
Proses maintenance yang direncanakan hanya sampai akhir Juli 2025 ternyata berlanjut hingga Oktober dan membuat operasional belum bisa kembali berjalan.
Dengan kembali hidupnya penerbangan komersial, masyarakat berharap Bandara Dhoho benar-benar menjadi simpul transportasi yang berkelanjutan.
Baca Juga: BAU BUSUK PT. WOO IL 'CEKIK LEHER' Warga Pasar Kemis, Camat Langsung Tegur Keras Perusahaan
Aktivitas penerbangan reguler juga berpotensi menarik lebih banyak investasi masuk ke wilayah yang dikenal kaya potensi industri serta lanskap pariwisata.
Pelaku usaha menantikan konektivitas udara yang stabil untuk memperluas jaringan bisnis dan distribusi produk dari dan menuju Kediri Raya.
Pemerintah daerah pun menyambut kabar ini sebagai kemenangan bersama setelah perjuangan panjang menghadirkan bandara modern di tanah Kediri.
Masyarakat kini hanya perlu menunggu waktu hingga pesawat pertama lepas landas kembali dari landasan Bandara Dhoho sebagai simbol kebangkitan transportasi udara di kawasan tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










