Banten

Tragedi Rumah Tangga di Kedoya: Istri Tewas, Suami Serahkan Diri Usai Dihantui Cemburu

Moehamad Dheny Permana | 24 September 2025, 19:59 WIB
Tragedi Rumah Tangga di Kedoya: Istri Tewas, Suami Serahkan Diri Usai Dihantui Cemburu

Akurat Banten - Kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar bagi warga sekitar.

Seorang wanita berinisial S (49) ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakan yang ia tempati bersama sang suami, W (55).

Korban pertama kali ditemukan oleh anak laki-lakinya yang baru pulang kerja, setelah sebelumnya menerima kabar dari teman ibunya yang kesulitan menghubungi korban.

Begitu masuk ke rumah, sang anak mendapati pemandangan memilukan.

“Saat anaknya berangkat kerja, orang tuanya masih tidur. Tapi ketika pulang, ia temukan ibunya sudah tidak bernyawa,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda.

Menurut Ganda, di lokasi kejadian polisi menemukan adanya tali tas yang diduga digunakan pelaku.

Pemeriksaan awal menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher korban.

“Korban ada luka jeratan di leher. Kami temukan tali di TKP dan akan kami pastikan melalui hasil pemeriksaan dokter,” ujar Ganda.

Warga sekitar mengaku kaget dengan tragedi yang menimpa pasangan tersebut.

Sumarni, salah satu tetangga, mengaku pernah mendengar curahan hati dari W yang merasa gelisah dengan perubahan sikap istrinya.

Baca Juga: Nekat Curi Delapan Ijazah dan Minta Tebusan, Pemuda di Jakarta Utara Ditangkap Polisi

“Dia pernah bilang ke saya, ‘Kok sekarang saya sering mikirin dia (istri).’ Dari situ saya curiga dia cemburu,” ungkap Sumarni.

Ia menambahkan, S belakangan sering pergi keluar rumah untuk bertemu teman-temannya, bahkan beberapa kali ke tempat karaoke.

Kebiasaan itu diduga membuat sang suami semakin terbakar api cemburu.

Meski begitu, menurut Sumarni, pasangan ini tidak pernah terlihat terlibat pertengkaran serius selama tinggal di lingkungan mereka lebih dari setahun.

“Saya enggak pernah dengar mereka ribut. Tapi memang W orangnya kasar,” tambahnya.

Usai insiden berdarah itu, W sempat menyerahkan diri ke Polsek Kembangan.

Namun karena lokasi kejadian berada di wilayah Kebon Jeruk, kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polsek setempat.

“Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Kembangan, lalu kami jemput dan serahkan ke Kebon Jeruk,” terang Ganda.

Jenazah S kini telah dibawa ke RS Polri untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian secara detail.

Sementara itu, polisi masih mendalami motif pasti di balik peristiwa ini.

Dugaan sementara, aksi nekat W dipicu rasa sakit hati akibat kecurigaan perselingkuhan.

Baca Juga: Ada Kasus Keracunan MBG di Tangerang? Hati-hati Berkaca dari MBG Bermasalah di Kota Besar Lainnya

“Informasinya karena cemburu, tapi kami masih dalami. Keterangan saksi akan kami cocokkan dengan hasil penyelidikan,” tegas Ganda.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga yang berujung tragis.

Bagi warga sekitar, kejadian tersebut menjadi tamparan keras bahwa masalah rumah tangga yang tidak diselesaikan dengan baik bisa berujung pada bencana.

Kini, publik menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi yang merenggut nyawa seorang istri di Kedoya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.