Tragis! Pemuda 19 Tahun Tewas di Kosan Kalibaru, Rekan Sendiri Diduga Jadi Pelaku

Akurat Banten - Warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda berusia 19 tahun di dalam kamar kos.
Korban yang diketahui bernama Mohammad Yusuf diduga menjadi korban pembunuhan yang dipicu persoalan asmara.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Kejadian itu terjadi di kamar kos di kawasan Kalibaru pada 28 Agustus,” ungkap Bobi.
Polisi menyebutkan, pelaku berinisial A kini sedang dalam pengejaran tim Reskrim Polsek Cilincing.
“Jelasnya nanti dirilis,” tambahnya.
Bobi menegaskan bahwa antara korban dan pelaku sebenarnya saling mengenal.
Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa motif pembunuhan berhubungan dengan konflik pribadi yang melibatkan keduanya.
Saat ditemukan, jasad Yusuf menunjukkan tanda-tanda kekerasan yang cukup jelas.
Beberapa luka tikaman senjata tajam tampak di tubuhnya, menandakan aksi dilakukan dengan sengaja dan penuh emosi.
Kronologi kejadian sedikit terkuak melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dari video tersebut terlihat seorang pria berkaos biru dan mengenakan topi datang bersama rekannya menuju kamar kos korban.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Libatkan 4 Kendaraan di BSD Raya Utama, Satu Korban Tewas di Tempat
Mereka masuk ke dalam kamar, lalu hanya berselang empat menit kemudian, pria berkaos biru itu tampak keluar seorang diri.
Dalam rekaman itu, ia terlihat menyelipkan sebilah senjata tajam ke celananya sebelum meninggalkan tempat kejadian.
Detail inilah yang memperkuat dugaan keterlibatannya sebagai pelaku utama pembunuhan.
Polisi kini tengah mendalami identitas rekan yang ikut mendampingi pelaku masuk ke kamar korban.
Dugaan sementara, sosok tersebut mengetahui jalannya kejadian dan berpotensi menjadi saksi kunci.
Warga sekitar mengaku terkejut dan tidak menyangka peristiwa kelam itu terjadi di lingkungan mereka.
Salah satu penghuni kos mengatakan suasana sempat mencekam ketika polisi datang melakukan olah TKP.
“Kami kaget, soalnya biasanya di sini sepi-sepi saja,” ucap seorang saksi.
Sejauh ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi lain untuk memperkuat penyelidikan.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminal yang dipicu konflik asmara, sebuah motif yang sering berujung tragis.
Polisi berjanji akan segera memberikan keterangan resmi setelah pelaku berhasil ditangkap.
“Tim masih bekerja di lapangan, mudah-mudahan pelaku cepat diamankan,” kata Bobi.
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena korban masih berusia sangat muda.
Tragedi di Kalibaru juga menjadi pengingat keras akan bagaimana konflik pribadi dapat berujung pada tindak kejahatan mematikan.
Kini, masyarakat menunggu langkah cepat aparat untuk mengungkap tuntas misteri di balik pembunuhan yang menggemparkan ini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti





