Hasto Kristiyanto Kembali Nahkodai Sekjen PDIP, Pleno Perdana Langsung Putuskan

AKURAT BANTEN - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menggelar rapat pleno perdana periode kepengurusan 2025–2030 di kantor pusat partai, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Pertemuan ini menjadi momen penting karena membahas penetapan sejumlah posisi strategis, salah satunya kursi Sekretaris Jenderal.
Baca Juga: SADIS! Karena Masalah Rumah Tangga, Keponakan Usia 4 Tahun Tewas Digorok Pamannya hingga Tewas
Hasto Kristiyanto kembali dipercaya menempati jabatan Sekjen setelah sebelumnya memegang posisi tersebut selama dua periode berturut-turut. Keputusan itu disahkan langsung dalam pleno dan dikukuhkan oleh jajaran pengurus inti partai.
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, memastikan bahwa Hasto telah resmi dilantik dan siap menjalankan tugasnya untuk lima tahun mendatang.
"Sekjen Hasto sudah dilantik," kata Andreas usai pleno dengan nada optimistis.
Baca Juga: Kabupaten Tangerang Jadi Daerah Percontohan Penanganan Kusta oleh Kemenkes
Suasana di kantor DPP PDIP sejak pagi sudah tampak sibuk. Para kader dari berbagai daerah berdatangan, membawa semangat baru untuk periode kepengurusan kali ini.
Wartawan yang memenuhi halaman depan gedung turut mengantisipasi pengumuman resmi mengenai siapa yang akan memegang jabatan penting tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Gelagapan Usai Lihat Aksi Bupati Pati Sudewo Naikkan PBB
Sebelum pleno dimulai, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, sempat memberikan sinyal akan adanya “kejutan” pada pengisian posisi Sekjen.
Namun, saat nama Hasto disebut, banyak kader mengaku tidak kaget. Rekam jejaknya yang panjang dalam mengelola partai membuatnya dinilai sebagai pilihan yang paling logis.
Hasto dikenal sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia kerap menjadi sosok yang mengatur strategi partai di balik layar, baik di masa PDIP berada di puncak kemenangan maupun ketika harus menghadapi tekanan politik.
Baca Juga: Tim Karate-Do Gojukai Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia di Jepang
Pengukuhan Hasto kali ini juga diiringi dengan harapan besar dari internal partai. Banyak yang berharap ia mampu menjaga kekompakan kader dan meramu strategi untuk menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan, terutama jelang Pemilu 2029 yang diprediksi akan menjadi pertarungan ketat.
“Dengan pengalaman yang dimiliki Hasto, kami optimis partai akan tetap solid,” ujar salah satu kader muda yang hadir di lokasi.
Baca Juga: Kisah Gubernur Banten Andra Soni Pekerjaannya Dulu Tak Sementereng Sekarang, Cuma Tukang Ini!
Pleno perdana ini bukan hanya soal penetapan Sekjen, tetapi juga menjadi ajang pembahasan awal program strategis partai. Pembagian tugas dan tanggung jawab antar pengurus mulai disusun, dengan Hasto memegang peran penting sebagai penggerak utama mesin organisasi.
Bagi sebagian kader senior, kembalinya Hasto dianggap sebagai jaminan stabilitas. Namun, mereka juga menekankan pentingnya pembaruan strategi agar PDIP tetap relevan di tengah perubahan peta politik nasional.
Baca Juga: 65 Pemadam Dikerahkan, Kebakaran Hebat di Kalideres Berhasil Dijinakkan
Rapat pleno pun ditutup dengan semangat optimisme. Para pengurus yang baru dikukuhkan diyakini siap menjalankan amanah partai, sementara Hasto kembali berada di garis depan untuk mengarahkan langkah PDIP lima tahun ke depan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?



