Ledakan Gas Gegerkan Rumah Makan di Cikarang, 6 Orang Terpanggang Api

Akurat Banten - Ketenangan sore hari di kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah ledakan keras disusul kobaran api terjadi di sebuah rumah makan.
Kejadian tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang berlarian keluar bangunan untuk menyelamatkan diri.
Peristiwa memilukan itu terjadi di Ruko Magnetica Blok A Nomor 32-33, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan.
Ledakan yang berasal dari tabung gas elpiji itu menyebabkan enam orang mengalami luka bakar serius.
Mereka terdiri dari lima pria dan satu perempuan. Semua korban saat itu berada di dapur rumah makan tersebut.
“Korban enam orang yang terdiri dari lima orang laki-laki berinisial ML, A, SY, MM, dan I. Sedangkan satu orang perempuan berinisial M,” terang AKBP Reonald Simanjuntak, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan 7 Guguran Lava, Warga Diminta Waspada Potensi Awanpanas
Berdasarkan keterangan saksi mata yang juga korban dalam insiden ini, tragedi bermula ketika mereka tengah sibuk memasak di dapur.
Tiba-tiba, gas elpiji yang digunakan habis. Salah satu dari mereka, seorang perempuan berinisial M, mengambil inisiatif untuk mengganti tabung gas berukuran 12 kilogram yang kosong.
Namun nahas, proses penggantian itu tidak berjalan lancar.
“Saat sedang memasak ternyata gas habis, kemudian saksi berinisial M hendak mengganti tabung gas 12 kilogram dan terjadi kendala pada tabung gas tersebut,” lanjut Reonald.
Kesalahan terjadi ketika saksi berusaha memperbaiki posisi kepala tabung gas dengan cara menekannya berulang-ulang.
Tanpa disadari, gas mulai menyembur keluar dan memenuhi area dapur yang masih terdapat kompor menyala.
Dalam hitungan detik, api menyambar gas tersebut dan menciptakan ledakan serta kobaran api yang melukai seluruh orang di sekitar dapur.
“Saat itulah terjadi sambaran api yang diduga berasal dari kompor menyala hingga mengakibatkan enam orang alami luka bakar,” jelas Reonald.
Warga sekitar dan petugas keamanan ruko segera berusaha membantu para korban dan menghubungi layanan darurat.
Beberapa korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan kondisi luka bakar sedang hingga berat.
Sementara itu, polisi dari Polsek Cikarang Selatan langsung turun ke lokasi dan memasang garis polisi untuk proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi pemilik usaha kuliner dan masyarakat umum mengenai pentingnya prosedur keselamatan saat menggunakan tabung gas elpiji.
Banyak kejadian serupa terjadi karena kelalaian dalam penanganan gas atau ketidaktahuan mengenai standar keamanan.
Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kerusakan tabung serta apakah ada kelalaian dalam penggunaan peralatan gas yang mengarah ke pelanggaran hukum.
Sementara itu, lokasi rumah makan masih ditutup untuk umum selama proses investigasi berlangsung.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






