Tragis! Anggota TNI di Medan Tikam Istri 3 Kali hingga Tewas, Pelaku Ditangkap Usai Hendak Kabur

AKURAT BANTEN - Seorang prajurit TNI dari Kodam I Bukit Barisan, Serma Tengku Dian Anugerah, ditangkap setelah diduga menikam istrinya sendiri hingga tewas.
Insiden mengerikan ini mengejutkan publik, apalagi pelaku dan korban adalah pasangan suami istri. Korban bernama Astri Gustina Yolanda (34), ditemukan tewas dengan tiga luka tusukan di tubuhnya.
Penangkapan terhadap Serma Dian dilakukan oleh tim Polisi Militer Kodam I/BB pada Rabu (23/7) pagi. Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Infanteri Asrul Harahap mengonfirmasi bahwa pelaku diamankan sekitar pukul 10.45 WIB.
“Tim Pomdam I/BB yang dipimpin Kapten CPM Hendra Yuwono melakukan penangkapan terhadap pelaku di area parkir depan KFC Bandara KNIA, Deli Serdang,” ujar Asrul.
Baca Juga: Polisi Gerebek Lokasi Pabrik Oli Palsu di Tangerang, 8 Orang Diamankan
Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke markas Pomdam I/BB untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Asrul menambahkan bahwa saat penangkapan berlangsung, pihaknya menduga Serma Dian tengah bersiap untuk melarikan diri dari kejaran aparat.
“Ya, indikasinya begitu. Diduga pelaku hendak kabur,” kata Asrul.
Dalam pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban mengalami tiga luka tusukan cukup parah. Luka tersebut berada di bagian dada, leher, dan tangan.
Dugaan sementara menyebut bahwa pelaku menggunakan senjata tajam, namun alat yang digunakan masih dalam penyelidikan.
“Saat ini masih didalami oleh penyidik. Belum bisa dipastikan alat yang dipakai untuk menikam korban,” tambah Asrul.
Hingga saat ini, pihak TNI belum membeberkan secara rinci motif di balik tragedi berdarah dalam rumah tangga tersebut. Dugaan sementara mengarah pada konflik pribadi, namun penyidik masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap kejadian secara utuh.
Baca Juga: Pesan Tegas Prabowo ke Perwira Muda TNI-Polri: 'Siap Mati untuk Negeri Ini!'
Kabar ini langsung menyita perhatian masyarakat, terutama karena pelaku merupakan anggota aktif TNI. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut, dan menjadi sorotan karena melibatkan aparat berseragam.
Penyelidikan terus berlanjut di bawah pengawasan internal TNI. Pihak Kodam I Bukit Barisan berjanji akan bersikap transparan dan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggotanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik







