Pembangunan Markas PMI Lebak Resmi Dimulai, Hasil Sinergi untuk Kemanusiaan

AKURAT BANTEN - Pembangunan Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak resmi dimulai ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama yang dilaksanakan Rabu (9/7). Proyek kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi antara berbagai pihak, termasuk Ketua PMI Lebak Asep Komar Hidayat yang menghibahkan lahan pribadi, serta dukungan dana dari PMI Provinsi Banten dan Kadin Banten.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah, Ketua PMI Lebak Asep Komar Hidayat, Ketua Kadin Banten M Azzari Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah. Dalam sambutannya, Tatu mengapresiasi kontribusi semua pihak yang turut berperan dalam pembangunan markas tersebut.
"Alhamdulillah, luar biasa. Pembangunan Markas PMI Lebak ini merupakan hasil sinergi dari hibah lahan milik pribadi Pak Asep selaku ketua PMI Lebak. Kemudian kami bersemangat untuk kemudian memberikan bantuan anggaran pembangunannya," ujar Tatu dalam keterangan pers.
Diketahui, lahan seluas 400 meter persegi yang berlokasi di Jalan Pasir Ona, tepat di depan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Lebak, merupakan milik pribadi Asep Komar. Untuk mendukung percepatan pembangunan, PMI Banten mengucurkan dana bantuan sebesar Rp500 juta.
Baca Juga: Lindungi Hewan Kesayangan dari Rabies, Ini Imbauan Penting Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan
“Insya Allah, apa yang dilakukan Pak Asep mendapat pahala melimpah. Karena kita semua sedang fokus bekerja untuk kemanusiaan,” imbuh Tatu.
Ia menegaskan pentingnya keberadaan markas PMI di daerah, khususnya wilayah rawan bencana seperti Lebak. Selain menjadi pusat manajemen organisasi, markas juga akan difungsikan sebagai pusat pelatihan relawan dan pembinaan generasi muda seperti Palang Merah Remaja (PMR).
Tatu juga mendorong dukungan Pemerintah Kabupaten Lebak, terutama dalam penguatan program Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat).
"Melalui Sibat, kami di PMI menyiapkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi bencana di tingkat desa. Kami berharap didukung pemerintah, termasuk mendukung keberlangsungan Markas PMI Lebak," katanya.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Dimakzulkan? Ini 2 Sosok Mengejutkan yang Berpeluang Gantikan Posisinya
Sementara itu, Ketua PMI Lebak Asep Komar Hidayat menyebutkan bahwa total kebutuhan anggaran pembangunan markas mencapai Rp1,2 miliar. Ia menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan, termasuk sumbangan 200 sak semen dari Ketua Kadin Banten M Azzari Jayabaya.
"Kami juga ke depan membuka donasi, dan mudah-mudahan, dengan doa semua pihak, target tahun ini Markas PMI Lebak sudah bisa digunakan," kata Asep.
Ia menambahkan, pemahaman publik terhadap peran PMI masih sempit, padahal lembaga ini memiliki mandat luas dalam bidang kemanusiaan, mulai dari pelestarian darah hingga penanggulangan bencana.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyatakan siap mendukung pembangunan dan operasional Markas PMI. Bahkan, menurutnya, pemerintah daerah akan membahas sejumlah hal teknis, termasuk piutang yang dimiliki RSUD Lebak kepada Unit Donor Darah (UDD) PMI Lebak.
"Mudah-mudahan, di bawah kepemimpinan Pak Asep, PMI Lebak semakin kuat," ujar Amir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









