Marathon Digelar, KAI Alihkan 11 Kereta Jarak Jauh ke Stasiun Jatinegara demi Kelancaran Perjalanan

Akurat Banten - Dalam rangka menyambut gelaran BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2025 yang akan berlangsung pada Minggu, 29 Juni 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan pemberangkatan 11 kereta api jarak jauh (KAJJ) dari Stasiun Gambir ke Stasiun Jatinegara.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk respons atas potensi kemacetan lalu lintas yang diprediksi akan terjadi di kawasan sekitar Monumen Nasional, tempat dimulainya acara lari internasional tersebut.
Penutupan beberapa ruas jalan utama di Ibu Kota Jakarta akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB hingga 11.30 WIB, bersamaan dengan dimulainya dan berakhirnya perlombaan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa biasanya kereta api jarak jauh tidak berhenti di Stasiun Jatinegara.
Namun, khusus pada hari pelaksanaan marathon, kereta akan berhenti di sana untuk mempermudah akses penumpang.
Baca Juga: Kontroversi Claude, Anthropic Dituding Hancurkan Buku Demi Kecerdasan Buatan
"Rekayasa ini bersifat sementara dan hanya berlaku pada Minggu, 29 Juni 2025, demi memberi alternatif akses naik KA bagi para pelanggan yang terdampak pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara marathon internasional tersebut," ujar Ixfan.
Sebanyak 11 kereta yang mengalami perubahan pemberhentian tersebut antara lain KA Argo Semeru, Purwojaya, Parahyangan, Taksaka, Argo Bromo Anggrek, Argo Dwipangga, Gunung Jati, Batavia, Sembrani, Manahan, dan Cakrabuana.
Seluruh kereta ini dijadwalkan berangkat dari Gambir pada pukul 06.20 WIB, namun akan melayani penumpang juga dari Stasiun Jatinegara.
"Ini upaya KAI untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan yang mungkin mengalami kesulitan akses ke Stasiun Gambir. Dengan berhentinya kereta-kereta tersebut di Stasiun Jatinegara, diharapkan pelanggan tetap dapat mengakses layanan kereta api tepat waktu,” lanjut Ixfan.
Baca Juga: Hotman Paris Lempar Sindiran Pedas ke Razman Nasution: Lebih Baik Beternak Ayam di Kampung!
Langkah KAI ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan kesiapan dan kepedulian terhadap kenyamanan pelanggan, terlebih di tengah pelaksanaan acara skala besar seperti JAKIM 2025 yang diperkirakan akan menyedot ribuan peserta dan penonton.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik










