Banten

TERKUAK! Ini Sosok Susilo Wonowidjojo, Pewaris Takhta Raksasa Rokok Gudang Garam yang Kini Kaya Raya Tembus Rp47 Triliun!

Saeful Anwar | 26 Juni 2025, 11:59 WIB
TERKUAK! Ini Sosok Susilo Wonowidjojo, Pewaris Takhta Raksasa Rokok Gudang Garam yang Kini Kaya Raya Tembus Rp47 Triliun!

AKURAT BANTEN – PT Gudang Garam Tbk. bukanlah nama asing di telinga masyarakat Indonesia. Dikenal sebagai salah satu produsen rokok terbesar dan tertua, kini sosok Susilo Wonowidjojo, adalah pewaris takhta raksasa Rokok Gudang Garam yang kaya raya tembus Rp47 Triliun.

Perusahaan ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari industri tembakau nasional dan tulang punggung ekonomi daerah, khususnya Kediri, Jawa Timur.

Namun, di balik kejayaan dan dominasi Gudang Garam, tak banyak yang mengenal sosok di baliknya.

Dialah Susilo Wonowidjojo, pemilik sekaligus Presiden Direktur perusahaan raksasa ini, yang mewarisi dan mengembangkan bisnis keluarga hingga menjadi salah satu entitas terkaya di Indonesia.

Baca Juga: GRATIS DAN LENGKAP! Contoh RPP Pembelajaran Mendalam Siap Unduh Sekarang Disini, Bikin Siswa Jadi Lebih Cerdas dan Kritis

Awal Mula Sang Raksasa: Dari Nol Menjadi Fenomenal

Kisah Gudang Garam dimulai pada 26 Juni 1958, ketika Tjoa Ing-Hwie – yang kemudian dikenal sebagai Surya Wonowidjojo – mendirikan perusahaan ini.

Berbekal pengalaman dari pabrik kretek pamannya, Surya Wonowidjojo memutuskan untuk membangun usahanya sendiri di Kediri.

Dengan kerja keras, ia mulai memasarkan rokok kretek bermerek "Gudang Garam", yang kini menjadi legenda.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini tumbuh dengan pesat, menjadi salah satu pembayar cukai terbesar di Indonesia, menyumbang triliunan rupiah setiap tahun ke kas negara.

Baca Juga: KULIAH GRATIS DAN LANGSUNG CPNS! Pendaftaran IPDN Buka 29 Juni 2025, Gaji Lulusan Tembus Rp28 Juta? Cek Syarat Lengkapnya

Susilo Wonowidjojo: Melanjutkan Warisan dengan Ambisi Baru

Tongkat estafet kepemimpinan Gudang Garam beralih ke generasi kedua setelah wafatnya Rachman Halim (anak pertama Surya Wonowidjojo) pada tahun 2008.

Sejak Juni 2009, Susilo Wonowidjojo, adik dari Rachman Halim, resmi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk.

Di bawah kepemimpinan Susilo, Gudang Garam tidak hanya mempertahankan dominasinya di industri rokok, tetapi juga melebarkan sayapnya ke berbagai sektor bisnis lain yang menjanjikan, menunjukkan visi jangka panjang dan adaptasi terhadap dinamika ekonomi:

  • Infrastruktur: Melalui proyek-proyek besar seperti pembangunan jalan tol dan Bandara Dhoho Kediri, Gudang Garam menunjukkan komitmennya pada pengembangan regional.
  • Perkebunan Kelapa Sawit: Diversifikasi ke sektor agribisnis yang strategis.
  • Maskapai Penerbangan: Memasuki industri transportasi.
  • Media dan Distribusi: Memperkuat ekosistem bisnis dengan jaringan yang lebih luas.

Baca Juga: KULIAH GRATIS DAN LANGSUNG CPNS! Pendaftaran IPDN Buka 29 Juni 2025, Gaji Lulusan Tembus Rp28 Juta? Cek Syarat Lengkapnya


Keluarga Wonowidjojo memegang kendali penuh atas PT Gudang Garam Tbk. melalui PT Suryaduta Investama, yang menguasai sekitar 69,29% saham mayoritas. Susilo Wonowidjojo sendiri memiliki

saham pribadi sebesar 0,09%, di samping kepemilikan minoritas oleh anggota keluarga lainnya. Ini menegaskan posisi keluarga Wonowidjojo sebagai pengendali utama arah perusahaan.

Menurut daftar Forbes 2024, kekayaan keluarga Susilo Wonowidjojo ditaksir mencapai USD 2,9 miliar, atau setara dengan sekitar Rp 47 triliun, menjadikannya salah satu sosok terkaya di Indonesia.

Baca Juga: Nusron Wahid, Buka Suara Soal Pulau-Pulau Indonesia Dijual Online: Langsung Blokir Situs Dan Tegaskan Asing Tak Bisa Memiliki!

Dengan sejarah panjang, kepemimpinan yang visioner, dan dampak ekonomi yang sangat besar, mulai dari setoran cukai hingga puluhan ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung.

PT Gudang Garam Tbk. di bawah kepemimpinan Susilo Wonowidjojo terus menjadi pemain utama di kancah bisnis nasional. Ia bukan hanya pewaris, tetapi juga pembaharu yang meneruskan kejayaan warisan bisnis keluarga ini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman