Banten

Siapa Ajeng Kamaratih? MC Viral yang Bikin Heboh Usai Dicium Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron!

Saeful Anwar | 31 Mei 2025, 14:23 WIB
Siapa Ajeng Kamaratih? MC Viral yang Bikin Heboh Usai Dicium Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron!

 

AKURAT BANTEN-Nama Ajeng Kamaratih mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan hanya karena talentanya sebagai MC atau pemandu acara dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tapi ada satu momen tak terduga yang sukses bikin geger: ia dicium langsung oleh Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron!

Momen viral ini langsung memicu rasa penasaran publik. Siapa sebenarnya Ajeng Kamaratih?

Kenapa interaksinya dengan petinggi negara Prancis bisa begitu akrab? Yuk, kita bedah lebih dalam sosok inspiratif ini!

Baca Juga: Yoni Dores 'Dihukum' Boikot TV Usai Laporkan Lesti Kejora: Kasus Hak Cipta Berujung 'Pembunuhan Karakter'?

Akrab dengan Ibu Negara Prancis: Momen yang Tak Disangka-sangka!

Bayangkan, Anda sedang bertugas sebagai MC dalam acara kenegaraan yang sangat penting.

Tiba-tiba, istri seorang Presiden dari negara adidaya menghampiri dan memberikan ciuman hangat. Itulah yang dialami Ajeng Kamaratih!

Video singkat momen ini langsung menyebar luas dan menuai berbagai reaksi. Banyak yang kagum dengan keakraban Ajeng dan Brigitte Macron, sementara yang lain takjub dengan betapa santainya interaksi tersebut.

Baca Juga: Terbongkar! Pabrik Obat Herbal Ilegal di Klaten Produksi Ratusan Ribu Produk dengan Skala Nasional

Momen ini bukan hanya menunjukkan sisi ramah Brigitte Macron, tapi juga menegaskan pesona dan kemampuan Ajeng Kamaratih dalam berinteraksi di tingkat global.

Profil Lengkap Ajeng Kamaratih: Cantik, Cerdas, dan Multitalenta

Ajeng Kamaratih adalah sosok yang lahir di Jakarta pada tanggal 16 Agustus 1986. Pendidikan Ajeng juga tak main-main.

ia adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, melanjutkan ke Studi Gender Universitas Indonesia, bahkan mendalami Sastra Prancis di Universitas Sorbonne Prancis.

Baca Juga: PSI Tolak Wacana Pramono yang Ingin Bangun Pulau Kucing di Kepulauan Seribu

Perpaduan pendidikan yang unik ini jelas membentuknya menjadi pribadi dengan wawasan luas.

Karier Ajeng dimulai di dunia modeling. Ia berhasil meraih prestasi sebagai pemenang favorit pembaca dalam ajang Wajah Femina 2006.

Kecantikan dan kepintarannya kemudian membawanya masuk dalam lima besar di kontes Miss Indonesia 2008 mewakili Bangka Belitung.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Naik di Asia, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran dan Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah!

Selain dunia modeling, Ajeng juga dikenal sebagai pembawa acara berita televisi. Ia pernah menjadi wajah familiar di program berita populer seperti Seputar Indonesia, Sekilas Info, Liputan 6, dan juga Kompas TV.

Pengalamannya di dunia jurnalistik jelas mengasah kemampuan komunikasinya.

Jago Berbagai Bahasa Asing: Kunci Sukses Berinteraksi Global

Salah satu keunggulan Ajeng yang paling menonjol adalah kemampuannya menguasai berbagai bahasa asing.

Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di AS, Picu Kewaspadaan Jelang Musim Gugur

Melalui konten-kontennya di media sosial, Ajeng sering menunjukkan kepiawaiannya dalam berbicara bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, dan bahkan bahasa lainnya.

Ia aktif membagikan informasi seputar bahasa dan berbagai wawasan menarik dari negara-negara lain di dunia melalui platform media sosialnya.

Tak heran jika ia bisa begitu akrab dan luwes berinteraksi dengan figur penting seperti Brigitte Macron, kemampuan multibahasa ini jelas menjadi modal utamanya.

Baca Juga: Joget Tak Pantas di Kuil Suci Thailand, Wisatawan Diduga dari Indonesia Tuai Kecaman

Sempat Diremehkan Saat SMA, Kini Berprestasi Mendunia!

Di balik kesuksesan yang diraih Ajeng Kamaratih saat ini, ada kisah inspiratif tentang perjuangan dan tekad yang kuat.

Siapa sangka, saat SMA, Ajeng sempat dikucilkan dan diremehkan karena memilih jurusan yang dianggap "anti-mainstream" oleh teman-temannya.

Ketika mayoritas siswa memilih jurusan IPA, Ajeng dengan keyakinan penuh justru memilih jurusan Bahasa.

Baca Juga: Antisipasi Libur Panjang, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak

Keputusan ini sempat membuatnya menjadi minoritas dan diremehkan.

Namun, pilihan itulah yang justru membentuk fondasi kuat bagi kariernya di masa depan, membuktikan bahwa mengikuti minat dan bakat adalah jalan terbaik menuju kesuksesan (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman