Banten

Prabowo Bantah Sindiran Soal Boneka Jokowi: Bukan Dikendalikan, Tapi Saya Hargai Para Pendahulu!

Andi Syafrani | 5 Mei 2025, 18:06 WIB
Prabowo Bantah Sindiran Soal Boneka Jokowi: Bukan Dikendalikan, Tapi Saya Hargai Para Pendahulu!

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal tudingan yang menyebut dirinya hanya sebagai "presiden boneka" yang dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5), Prabowo menampik keras anggapan itu. Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar dan hanya spekulasi politik yang berlebihan.

Baca Juga: Agus Buntung Terancam 12 Tahun Penjara, Jaksa Sebut Korban Lebih dari Satu dan Aksi Dilakukan Berulang

“Saya dibilang boneka, dikendalikan Pak Jokowi, seolah-olah saya ini disuruh-suruh, tiap malam ditelepon. Saya sampaikan dengan tegas: itu tidak benar,” ujar Prabowo, disambut tatapan serius dari para menteri yang hadir dalam forum tertutup itu.

Baca Juga: Jeratan Makin Dalam di Suap CPO, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Resmi Kasus TPPU

Prabowo menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Jokowi, namun hal itu tidak berarti ia tidak punya pendirian sendiri.

Ia bahkan menyebut kerap berkomunikasi dengan para mantan presiden lainnya seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri sebagai bentuk penghargaan terhadap pengalaman mereka dalam memimpin negara.

Baca Juga: Polemik Kasus Pagar Laut di Tangerang, Bareskrim Mulai Dalami Dugaan Perusakan Lingkungan dan Dokumen Palsu

“Pak SBY, Ibu Mega, saya temui dan saya dengarkan pandangan mereka. Itu hal biasa. Justru saya merasa penting untuk belajar dari mereka yang pernah memimpin bangsa ini,” kata Prabowo menegaskan, bahwa konsultasi bukan berarti tunduk.

Dengan nada santai yang menjadi ciri khasnya, Prabowo sempat melempar candaan bahwa jika bisa, ia juga ingin berkonsultasi dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden Soeharto, bahkan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

Baca Juga: Heboh Soal Pelengseran Wapres Gibran, Begini Tanggapan Jokowi

“Kalau bisa saya juga ingin menghadap Gus Dur, Pak Harto, Bung Karno. Tapi ya bagaimana, mereka sudah tiada,” ujarnya sambil tertawa kecil, mencairkan suasana yang sempat tegang.

Prabowo juga menyinggung isu ijazah palsu yang sebelumnya sempat menerpa Jokowi. Ia menilai, isu semacam itu sangat sensitif dan bisa merembet ke siapa saja, termasuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Heboh! Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah di Sukabumi, Motifnya Karena Terinspirasi Film

“Ijazah dipersoalkan, nanti jangan-jangan ijazah saya juga bakal ditanyain. Ini kan lucu juga,” katanya sambil tersenyum, namun tetap memberikan sinyal bahwa ia tidak menganggap remeh upaya meragukan integritas para pemimpin melalui narasi yang tidak berdasar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC