Prabowo Bantah Sindiran Soal Boneka Jokowi: Bukan Dikendalikan, Tapi Saya Hargai Para Pendahulu!

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal tudingan yang menyebut dirinya hanya sebagai "presiden boneka" yang dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5), Prabowo menampik keras anggapan itu. Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar dan hanya spekulasi politik yang berlebihan.
“Saya dibilang boneka, dikendalikan Pak Jokowi, seolah-olah saya ini disuruh-suruh, tiap malam ditelepon. Saya sampaikan dengan tegas: itu tidak benar,” ujar Prabowo, disambut tatapan serius dari para menteri yang hadir dalam forum tertutup itu.
Baca Juga: Jeratan Makin Dalam di Suap CPO, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Resmi Kasus TPPU
Prabowo menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Jokowi, namun hal itu tidak berarti ia tidak punya pendirian sendiri.
Ia bahkan menyebut kerap berkomunikasi dengan para mantan presiden lainnya seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri sebagai bentuk penghargaan terhadap pengalaman mereka dalam memimpin negara.
“Pak SBY, Ibu Mega, saya temui dan saya dengarkan pandangan mereka. Itu hal biasa. Justru saya merasa penting untuk belajar dari mereka yang pernah memimpin bangsa ini,” kata Prabowo menegaskan, bahwa konsultasi bukan berarti tunduk.
Dengan nada santai yang menjadi ciri khasnya, Prabowo sempat melempar candaan bahwa jika bisa, ia juga ingin berkonsultasi dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden Soeharto, bahkan Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
Baca Juga: Heboh Soal Pelengseran Wapres Gibran, Begini Tanggapan Jokowi
“Kalau bisa saya juga ingin menghadap Gus Dur, Pak Harto, Bung Karno. Tapi ya bagaimana, mereka sudah tiada,” ujarnya sambil tertawa kecil, mencairkan suasana yang sempat tegang.
Prabowo juga menyinggung isu ijazah palsu yang sebelumnya sempat menerpa Jokowi. Ia menilai, isu semacam itu sangat sensitif dan bisa merembet ke siapa saja, termasuk dirinya sendiri.
Baca Juga: Heboh! Bocah 9 Tahun Bakar 13 Rumah di Sukabumi, Motifnya Karena Terinspirasi Film
“Ijazah dipersoalkan, nanti jangan-jangan ijazah saya juga bakal ditanyain. Ini kan lucu juga,” katanya sambil tersenyum, namun tetap memberikan sinyal bahwa ia tidak menganggap remeh upaya meragukan integritas para pemimpin melalui narasi yang tidak berdasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



