Hari ke-2 MTQ Tingkat Kabupaten Tangerang, 62 Peserta Antusias ikut Lomba Kaligrafi Kontemporer dan Dekorasi Bernuansa Islami

AKURAT BANTEN, TANGERANG - Dalam rangka melestarikan nilai Islam, sebanyak 62 peserta Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55, memasuki hari ke-2, lomba dibagi dalam dua cabang utama, yaitu seni kaligrafi kontemporer dan kaligrafi dekorasi, bertempat di SMAN 9 Kabupaten Tangerang. Kamis (16/01/2025).
Lomba kaligrafi tersebut, membuktikan komitmen para peserta dalam syiar seni Islam yang bernilai estetika tinggi. Pada cabang kaligrafi kontemporer, para peserta menunjukkan kreativitas luar biasa dengan memadukan seni tradisional kaligrafi dengan gaya modern.
Adapun karya-karya yang ditampilkan tidak hanya mencerminkan kemahiran teknis, tetapi juga memperlihatkan pemahaman mendalam terhadap makna ayat-ayat suci Al-Quran.
Baca Juga: Haru Biru Warga Palestina, Rayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel
Sementara cabang dekorasi kaligrafi memperlihatkan keindahan ornamen dan harmoni desain, tetapi juga memperlihatkan keagungan seni Islam. Dengan karya yang kaya akan detail, perpaduan warna, dan komposisi yang memukau.
Dikutip Akurat Banten, Baehaqi Yasin Ketua Majlis 14, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme para peserta dan kualitas karya yang ditunjukkan terus meningkat.
“Hari kedua ini menjadi bukti betapa besar potensi seni kaligrafi dalam melestarikan nilai-nilai Islam. Para peserta menunjukkan semangat yang luar biasa untuk menghasilkan karya seni terbaik,” ujar Baehaqi.
Baca Juga: Polemik Dana Donasi Rp1,3 Miliar, Agus Salim Tolak Alihkan Dana Donasi Tuntut Haknya secara Hukum
Ditempat yang sama, Marfuah Mutoharo mengatakan, bahwa dihari kedua MTQ, ada anomali atau perhatian besar dari sejumlah masyarakat yang hadir menyaksikan langsung perjuangan para peserta untuk menunjukkan kreativitasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 62 peserta dari perwakilan 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, terbagi dalam dua cabang, yakni:
1. Lomba kaligrafi kontemporer diikuti sebanyak 35 peserta.
2. Lomba kaligrafi dekorasi diikuti sebanyak 27 peserta.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini, diharapkan menjadi wadah inspirasi dan pembelajaran tentang seni kaligrafi Islam itu sendiri.
Selain itu, peserta lomba cabang kontemporer yang mewakili Kecamatan Tigaraksa, Marfuah Mutoharo menjelaskan, konsep perlombaan ini sesuai ayat yang dikeluarkan.
“Misalnya, dengan tema menceritakan tentang surga dan neraka, maka konsep yang harus kita lukis sesuai dengan ayat tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran Gempol, 30 Rumah Hangus!
Peralatannya juga berbeda dengan cabang-cabang lain seperti kanvas, kuas dan cat lukis yang sangat berbeda seperti akrilik," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik







