Terkini, 14 Korban dan 4 Tewas, Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Akibat Rem Blong di Kota Batu, Malang

AKURAT BANTEN - Kecelakaan maut Bus Pariwisata nopol DK 7949 GB diduga akibat mengalami rem blong dengan menabrak 6 kendaraan roda empat dan 10 kendaraan roda dua. Mengakibatkan kecelakaan tragis sebanyak 14 orang yang menjadi korban dan 4 di antaranya meninggal dunia, terjadi di Jalan Raya Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (8/1) malam WIB.
Kecelakaan bermula saat bus pariwisata tersebut yang membawa rombongan pelajar SMK TI Bali Global Badung ini mulai mengalami kendala teknis sejak keluar dari museum angkut atau tepatnya di persimpangan Jalan Sultan Agung.
Bus pariwisata tersebut mengangkut rombongan sebanyak 46 orang. Dengan rincian 39 pelajar, tiga guru pendamping, satu sopir utama, satu sopir cadangan dan dua kernet.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, "Rombongan ini baru keluar dari Museum Angkut. Rupanya kendaraan ada kesalahan teknis, di Jalan Sultan Agung pengemudi mencoba membuang ke trotoar berharap ada fungsi pengereman tapi tidak berhasil. Kemudian terjadi laka di Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Patimura (bus berhenti menabrak pohon)," ujarnya Kamis (09/01/2025)
Berikut data korban kecelakaan bus Pariwisata di Kota Batu:
Korban Meninggal Dunia,
1. Anis, jember
2. Sugianto Mumun (40)
3. Agus Darianto (60), Dusun Tonggolari, Desa Sidomulyo, Batu
4. Syafa (20 bulan), Jember
Korban Luka,
1. Mustofa Ahman (20), Jalan Wukir, Temas, Batu
2. Muh Safiudin (30), Desa Tanggul Kulon, Tanggul, Jember
3. Sugiarti (60), Jalan MT. Hariyono, Dinoyo, Kota Malang
4. Moch Bayu Jatmiko (38), Jalan Bunga Desember, lowokwaru, Kota Malang
5. Prasasti Nur Aulia (23), Jalan Sumpil, Blimbing Kota Malang.
6. Tino Trisula (32), Sisir, Batu
7. Bambang Eko Pribadi (49), Jalan Raya Arjuno, Junggo, Batu.
8. Rasminanto (71), Jalan Raya Arjuno, Junggo, Batu.
9. Beril (1), Beji, Batu.
10. Umi Dinami (48), Beji, Batu.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, "Untuk rombongan sehat semua dan memang beberapa masih ada yang syok. Rombongan ini sudah kita pindahkan ke shelter," tandas Andi.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









