Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali Bentuk Unit Siber Untuk Pengawasan WNA, Telah Deportasi WNA yang Melanggar

AKURAT BANTEN - Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali, baru-baru ini membuat gebrakan baru dalam upaya menjaga ketertiban di Pulau Dewata dengan membentuk Unit Siber Keimigrasian.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan orang asing yang diduga bisa menimbulkan masalah, baik itu pelanggaran aturan izin tinggal, hingga potensi gangguan terhadap ketertiban umum.
Pengawasan Proaktif di Era Digital
Suhendra, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih proaktif dalam mengawasi orang asing. Di zaman yang serba digital seperti sekarang ini, pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan cara lama.
Dengan kecanggihan teknologi, sudah saatnya pengawasan terhadap orang asing juga memanfaatkan media elektronik dan media sosial sebagai salah satu sumber informasi.
Unit Siber Keimigrasian bertugas untuk memantau aktivitas orang asing melalui dunia maya—apakah itu lewat media sosial, berita online, atau platform lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi perilaku orang asing yang bisa menimbulkan keresahan, sebelum hal tersebut menjadi masalah besar.
Tugas Utama Unit Siber Keimigrasian
Unit siber ini tidak hanya sebatas memantau, tapi juga melakukan pencarian data, menganalisis informasi, hingga menyusun laporan berkala.
Suhendra menjelaskan bahwa dengan adanya unit ini, mereka bisa lebih cepat dalam menindaklanjuti pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing, terlebih yang berhubungan dengan izin tinggal.
Artinya, imigrasi tidak lagi menunggu sampai masalah menjadi besar, tetapi lebih dini dalam menangani potensi gangguan.
"Saya harap dengan adanya unit ini, petugas Imigrasi bisa lebih responsif dalam menangani pelanggaran yang dilakukan oleh orang asing, terutama yang ada di media sosial atau media pemberitaan," ujarnya.
Capaian Unit Siber Imigrasi: 4 Kasus Terungkap!
Meski unit ini baru dibentuk, sudah ada 4 kasus pelanggaran yang berhasil diungkap! Semua kasus tersebut berhubungan dengan penyalahgunaan izin tinggal, dan tindakan tegas berupa deportasi sudah diberikan kepada pelanggar.
Baca Juga: Pensiunan Wajib Tahu, Aplikasi Yang Baru Untuk Autentikasi Taspen, Berlaku Januari 2025
Jadi, jika ada orang asing yang mencoba main-main dengan aturan keimigrasian, mereka tidak akan dibiarkan begitu saja.
Selama Januari hingga Oktober 2024, tercatat sebanyak 159 orang WNA dideportasi dari Bali. Sementara itu, ada juga 209 WNA lainnya yang masih dalam proses detensi. Kasus terbanyak datang dari Nigeria (37 kasus), Rusia (29 kasus), dan China (19 kasus).
Alasan utama deportasi ini adalah karena mereka melebihi izin tinggal atau melanggar undang-undang yang berlaku.
Menariknya, selama 10 bulan pertama tahun 2024, Imigrasi Ngurah Rai menangani total 11,7 juta pelintas—sebuah angka yang sangat besar! Dari jumlah tersebut, sekitar 5,36 juta di antaranya adalah kedatangan orang asing (WNA).
Baca Juga: Pemerintah akan Bangun Proyek Giant Sea Wall Sepanjang Pesisir Banten Hingga Jawa Timur
Negara asal terbanyak yang mengirimkan pelancong ke Bali adalah Australia (1,3 juta orang), diikuti oleh India, China, dan Inggris.
Tentunya, dengan jumlah orang asing yang sebanyak itu, tantangan dalam menjaga ketertiban dan keamanan pun semakin besar. Di sinilah peran unit siber sangat vital, untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terlewatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










