Jika Nanti Resmi Dilantik, Andra-Dimyati Bakal Rangkul Airin-Ade Jadi Penasihat Gubernur

AKURAT BANTEN - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut 1, Andra Soni-Dimyati Natakusumah berencana akan merangkul lawannya di Pilgub Banten 2024 yakni Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi jika nanti dilantik menjadi kepala daerah di tanah jawara.
Hal itu diungkapkan Andra Soni dalam konferensi persnya di Markas DPD Gerindra pada Rabu (27/11/2023). Diketahui, pasangan calon nomor urut 1, Andra-Dimyati berpotensi menjadi pemenang di kontestasi Pilgub Banten lantaran berhasil unggul dalam quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei.
"Dan kedepan kita ingin merangkul, Bu Airin dan pak Ade itu bagus sekali visi-visinya," ujar Andra.
Baca Juga: Unggul Sementara, Andra-Dimyati Bakal Kawal Hasil Quick Count Pilkada Banten 2024
Airin-Ade, di mata Andra merupakan tokoh yang memiliki potensi untuk diajak berkolaborasi membangun Provinsi Banten.
Terlebih, menurutnya, sebagian visi-misi yang dibawa Airin-Ade dalam kontestasi Pilgub Banten ini berkolerasi dengan program yang dirancang oleh Andra-Dimyati untuk membangun Banten lima tahun ke depan.
Baca Juga: Menang Pilkada Versi Quick Count, Andra Soni: Terimakasih Partai KIM
Karenanya, Andra berharap, Airin-Ade dapat membantunya sebagai penasihat dalam menjalankan tugasnya nanti jika dilantik menjadi Gubernur Banten 2024-2029.
"Andra-Dimyati memerlukan mereka untuk memberikan masukan," jelas Andra.
Baca Juga: Hitung Perolehan Suara Sementara Pilgub Banten: Airin Unggul Telak di TPS Sendiri
Sebagai informasi, Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati Natakusumah baru saja menyaksikan hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei pada Rabu (27/11/2024). Hasilnya, pasangan nomor urut 2 itu unggul dari pasangan nomor urut 1 yakni Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi.
Berdasarkan survei Charta Politika, suara masuk untuk Pemilihan Gubernur Banten sudah mencapai 100 persen dengan komposisi Airin-Ade 42,48 persen, sedangkan Andra-Dimyati 57,52 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik


