Banten

Wakapolda ‘Turun Gunung’ Pasca Kecelakaan Truk di Tangerang, Pastikan Telah Kondusif

Noudhy Valdryno | 8 November 2024, 20:46 WIB
Wakapolda ‘Turun Gunung’ Pasca Kecelakaan Truk di Tangerang, Pastikan Telah Kondusif

AKURAT BANTEN - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto meninjau lokasi pasca insiden kerusuhan akibat terjadinya kecelakaan yang melibatkan truk tanah di Jalan Raya Salembaran, Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. 

Wiyoto memastikan wilayah tersebut telah berangsur-angsur kondusif dan membaik, setelah adanya dialog antara pihak kepolisian, pemerintah daerah serta masyarakat setempat. 

"Dalam pertemuan telah disepakati jika dalam tiga hari ke depan merupakan masa berkabung. Jadi tidak ada truk yang melintas untuk memberikan empati. Kepada korban tadi juga kita berikan pengobatan," ujar Wiyoto di lokasi, Jumat (7/11/2024). 

Baca Juga: BPD Margajaya Datangi Pj Bupati, Minta Kades Mul Dipecat, Ribuan Warga Siap Lakukan Aksi

Namun untuk memastikan agar situasi tetap kondusif, Wiyoto menegaskan, pihaknya akan tetap mengerahkan satuan Brimob hingga Dalmas untuk berjaga di sekitar lokasi kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan tanah dan korban anak yang membawa sepeda motor di wilayah Kosambi, Tangerang pada Kamis (7/11/2024). 

"Ada satu kompi Dalmas, Brimob satu pleton, dan Raimas yang kami siagakan. Namun para personel tidak turun hanya monitor perkembangan, kita juga melakukan upaya persuasif ke masyarakat," terangnya.

Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengamankan sopir truk berinisial DWA yang kini sedang iperiksa intensif terkait peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Truk Pengangkut Pasir Basah Mengakibatkan Jalan Licin dan Becek, Warga Pajagan Resah

"Sopir truk penyebab kecelakaan telah kami amankan dan tengah dilakukan pemeriksaan mendalam," kata Zain dalam keterangannya.

Zain menjelaskan, berdasar pemeriksaan tersebut insiden kecelakaan itu bermula saat truk yang dikemudikan DWA melaju dari arah Kosambi menuju arah Teluknaga melintas di Raya Salembaran. 

“Lalu di lokasi kejadian, melintas sepeda motor yang dikendarai seorang wanita berinisial SD (20) yang berboncengan dengan korban anak ANP (9),” ungkap Zain. 

Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang: PPID Harus Berikan Layanan Terbaik dalam Pengelolaan Informasi yang Transparan dan Berkualitas Bagi Masyarakat

Selanjutnya, pengemudi motor mencoba untuk mendahului truk yang tengah melaju dari sebelah kiri. Namun nahas saat itu karena karena jarak pandang tak bebas dan tidak tersedia ruang yang cukup dirinya yang tak mampu mengendalikan kendaraan terjatuh. Anak yang dibonceng pun terjatuh masuk kolong truk.

"Korban SD terjatuh ke arah kiri dan ANP (anak) terjatuh ke kanan masuk ke kolong truk hingga kaki kirinya terlindas ban depan sebelah kiri kendaraan tersebut," jelasnya. 

Zain menyebut korban ANP mengalami luka yang cukup serius di bagian kaki dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga: Antisipasi Musim Hujan, DPRD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Mitigasi Bencana

Dalam kesempatan tersebut Zain berharap agar warga tidak kembali anarkis pasca insiden kecelakaan di Jalan Raya Salembaran tersebut. "Kami meminta masyarakat untuk bersabar, kasus ini menjadi atensi pengusutan dan akan kami sampaikan setiap perkembangannya. Mohon jangan bertindak anarkis," tutur Kapolres.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.