Oknum Kades Karangnunggal Dilaporkan Ke Polisi, Diduga Intimidasi dan Lecehkan Profesi Wartawan

AKURAT BANTEN, LEBAK - Intimidasi dan melecehkan profesi wartawan, oknum MR Kepala Desa (Kades) Karangnunggal, Kecamatan Cirinten dipolisikan.
”Siang tadi sekitar jam 11,30 Wib saya sudah laporan dan di BAP oleh pihak penyidik Polres Lebak, ” ujar Aan Nuralamsyah (Dosis) Kabiro Media Onlen MitraPol usai melapor di Mapolres Lebak, Senin (12/8/2024).
Dugaan intimidasi dan pelecehan profesi wartawan yang dialaminya itu, sambung Aan, terjadi Selasa (6/8/2024) lalu saat dirinya hendak pulang, dihadang oleh oknum Kades tersebut,dan memberhentikan mobil yang dikendarainya.
Baca Juga: ASN Jadi Korban Akibat Data BKN Diretas, Himbau Segera Ganti password dan Kata Kunci
”Si oknum Kades itu, menggedor gedor pintu mobil saya, dan sambil marah – marah mencaci maki hingga mengeluarkan kata kata kotor sebutan binatang,” beber Aan yang tergabung di Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak ini.
Aan juga menjelaskan, pemicu oknum Kades tersebut, meluapkan emosi hingga berujung intimidasi dan pelecehan profesi wartawan itu, karena kata Aan, pihaknya dituding telah melaporkan kegiatan program pembangunan TA 2023, di desa tersebut.
”Padahal saya tidak melakukannya,” ungkap Aan.
Sementara, Mastur Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak, mengecam tindakan Kepala Desa (Kades) Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, yang mengintimidasi wartawan Mitrapol Aan Dosis.
“Apa yang dilakukan oknum kades tersebut sudah sangat keterlaluan dan bersikap arogan. Apalagi oknum Kades itu membuntuti rekan wartawan dan di lokasi yang sepi mobilnya diadang,” kata Mastur.
”Kami juga meminta aparat kepolisian segara menindaklanjuti laporan rekan kami ini,” ujar Mastur.
Dikatakan Mastur, bahwa kekerasan terhadap wartawan sudah banyak terjadi. Bahkan, di Sumatera Utara rekan wartawan dibunuh secara keji bersama keluarganya setelah mengungkap kasus perjudian di wilayah tersebut.
“Kami prihatin dengan kejadian tersebut,” terangnya .
Dikonfirmasi awak media , Kanit 1 Krimum Satreskrim Polres Lebak, Ipda M. Hazali Alfian, SH membenarkan adanya laporan tersebut ke Mapolres Lebak.
“Awal laporan yang datang bawa pengaduan King Naga ke unit 3 pada hari Sabtu. Hari ini pak Aan datang ke Polres, laporan itu sedang dikaji, apakah laporan king naga ke unit 3 sama dengan laporan pak Aan ke unit 1 untuk waktu kejadian dan TKP nya sama ngak,”terang Kanit 1 Krimum Satreskrim Polres Lebak ini," jelasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Terungkap di Sidang MK, Bawaslu Sempat Terkendala Akses Data Pendidikan Gibran
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik









