Refly Harun Bongkar Kejanggalan Foto Ijazah Jokowi, Pria Berkumis Itu Disebut Bukan Presiden Ke-7 Indonesia

AKURAT BANTEN - Perdebatan soal ijazah Presiden Joko Widodo kembali memicu perhatian publik setelah pakar hukum tata negara Refly Harun melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan.
Dalam sebuah diskusi publik, Refly menilai sosok pria berkumis yang terdapat pada foto ijazah Universitas Gadjah Mada bukanlah Jokowi seperti yang dikenal masyarakat saat ini.
Pernyataan tersebut langsung menjadi viral di media sosial dan menambah panas polemik yang selama beberapa tahun terakhir terus muncul di ruang publik.
Refly menyoroti sejumlah detail fisik pada foto yang menurutnya terlihat berbeda dengan penampilan Presiden RI ke-7 tersebut.
Baca Juga: Gugatan Ijazah Jokowi Kembali Heboh, Joman 'Cuma Cari Sensasi dan Pansos'
Dalam keterangannya, Refly menyebut pria dalam foto ijazah memiliki ciri khas rambut belah tengah, berkumis tebal, serta menggunakan kacamata.
Menurutnya, karakter wajah dan penampilan tersebut tidak identik dengan Jokowi muda yang selama ini diketahui publik.
Ia bahkan mengklaim terdapat perbedaan cukup signifikan antara foto dalam dokumen dan sosok Jokowi.
Karena itu, Refly meminta polemik mengenai ijazah Presiden dibuka secara transparan agar tidak terus menjadi bahan spekulasi di masyarakat.
Pernyataan itu menuai beragam reaksi dari netizen.
Sebagian pihak mendukung agar isu tersebut diklarifikasi secara terbuka demi menjawab keraguan publik.
Namun tidak sedikit pula yang menilai polemik ijazah Jokowi sudah terlalu sering dibahas dan berpotensi menimbulkan kegaduhan politik.
Isu terkait ijazah Jokowi memang bukan pertama kali mencuat.
Baca Juga: Refly Harun Bongkar Kejanggalan Foto Ijazah Jokowi, Pernyataannya Picu Heboh
Sebelumnya sejumlah tokoh publik juga pernah menyoroti dugaan kejanggalan dalam dokumen pendidikan Presiden, termasuk soal tampilan foto dan penulisan identitas pada ijazah.
Nama Roy Suryo juga sempat menjadi perhatian setelah mengungkap dugaan kesalahan penulisan dalam dokumen ijazah yang beredar di publik.
Temuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memicu berbagai analisis di media sosial.
Meski begitu, Universitas Gadjah Mada telah beberapa kali memberikan klarifikasi terkait status akademik Joko Widodo.
Baca Juga: Penggugat Sebut Ijazah Jokowi Asli, Tapi Kenapa Polisi Tetap Digugat? Fakta Ini Bikin Heboh
Pihak kampus menegaskan bahwa Jokowi merupakan alumni resmi Fakultas Kehutanan UGM dan data akademiknya tercatat sesuai arsip universitas.
Selain klarifikasi dari pihak kampus, aparat penegak hukum sebelumnya juga pernah melakukan verifikasi terhadap dokumen yang dipersoalkan.
Hasil pemeriksaan disebut tidak menemukan adanya indikasi pemalsuan sebagaimana tudingan yang berkembang.
Walau telah ada penjelasan resmi, polemik mengenai ijazah Jokowi masih terus menjadi topik hangat di ruang publik.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Belum Tuntas, Kuasa Hukum Ungkap Banyak Ahli dan Bukti Jadi Penghambat
Banyak pihak menilai isu tersebut sulit mereda karena berkaitan langsung dengan figur politik besar yang memiliki pengaruh luas di Indonesia.
Pengamat politik menilai polemik semacam ini dapat terus dimanfaatkan sebagai bahan perdebatan politik menjelang dinamika nasional ke depan.
Sementara itu, sebagian masyarakat berharap isu tersebut segera diselesaikan secara jelas agar tidak terus memunculkan spekulasi liar di media sosial maupun ruang publik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






