Akses Jalan Simpang KKA–Bener Meriah Kembali Terbuka, Peran TNI dan Kementerian PU Disorot

AKURAT BANTEN – Akses jalan Simpang KKA–Bener Meriah yang sempat terputus akibat bencana alam kini kembali tersambung.
Jalur vital yang menghubungkan wilayah Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah itu berhasil dibuka berkat sinergi Tentara Nasional Indonesia bersama Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebelumnya, jalan tersebut tidak bisa dilalui karena tertutup material longsor dan lumpur akibat banjir bandang.
Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari perjalanan kerja, sekolah, hingga distribusi logistik dan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Beberapa desa bahkan sempat terisolasi karena jalur darat utama tidak dapat dilewati kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, TNI bersama Kementerian PU bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Personel TNI dari satuan zeni diterjunkan ke lokasi untuk membantu pembersihan material longsor.
Alat berat dikerahkan untuk membuka badan jalan, sementara personel di lapangan juga bekerja secara manual di titik-titik yang sulit dijangkau.
Baca Juga: Polri Usut Dugaan Pelanggaran Korporasi di Balik Banjir dan Longsor Sumatera
Proses pembersihan tidak berjalan mudah. Medan yang berat, cuaca yang belum stabil, serta kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan tersendiri.
Meski begitu, petugas tetap bekerja maksimal agar akses jalan dapat segera dibuka dan kembali digunakan masyarakat.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Jalur Simpang KKA–Bener Meriah kini sudah bisa dilalui kendaraan, meski masih dilakukan pengaturan lalu lintas secara terbatas.
Kembalinya akses jalan ini disambut lega oleh warga yang selama beberapa hari mengalami kesulitan mobilitas.
Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan terbukanya kembali jalur tersebut.
Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, akses jalan ini juga mempercepat penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan pokok ke wilayah terdampak bencana.
Sebelumnya, distribusi bantuan harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu.
Meski akses sudah terbuka, pihak terkait tetap mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati.
Baca Juga: Pemerintah Pusat All-Out Pulihkan Aceh Tamiang Usai Banjir Bandang
Beberapa titik masih berpotensi rawan longsor susulan, terutama saat hujan deras.
Pemantauan dan perbaikan lanjutan akan terus dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran jalur tersebut dalam jangka panjang.
Sinergi TNI dan Kementerian PU dalam pemulihan akses jalan ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana.
Kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi juga mengembalikan harapan dan roda kehidupan warga yang sempat terhenti.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








