Banten

Gempa Hari Ini Guncang Jailolo Maluku Utara, Berpotensi Tsunami?

Andi Syafriadi | 21 Juni 2025, 13:54 WIB
Gempa Hari Ini Guncang Jailolo Maluku Utara, Berpotensi Tsunami?

AKURAT BANTEN - Pada hari ini, Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali diguncang gempa bumi.

Menurut laporan BMKG, gempa ini tercatat berkekuatan sekitar M4,6 hingga M4,8, yang terjadi pada hari Kamis, 27 Februari 2025 pukul 00:34 WIB.

Baca Juga: Pemprov Bengkulu Berlakukan Tanggap Darurat Usai Gempa 6,3 M, Ratusan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

Meskipun tidak terasa sangat kuat, getarannya cukup dirasakan oleh masyarakat setempat.

Waktu: 27 Februari 2025, sekitar pukul 00:34 WIB.

Magnitudo: berkisar antara M4,6–M4,8.

Koordinat: pusat gempa berada di sekitar 1,33° LU dan 126,49° BT.

Kedalaman: data awal BMKG belum menyebutkan, namun gempa dengan magnitudo dan lokasi serupa umumnya memiliki kedalaman menengah-ke-dalam.

BMKG secara tegas menyatakan bahwa gempa M4,6–M4,8 ini tidak berpotensi tsunami.

Pernyataan ini sesuai dengan standar umum: gempa di bawah M5,0, terutama dengan kedalaman tertentu, umumnya tidak memicu tsunami.

Wilayah Maluku Utara, terutama Halmahera Barat, memang terbiasa diguncang gempa, termasuk beberapa kejadian signifikan di masa lalu:

Baca Juga: Gempa di Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tak Ada Tsunami, Tapi Tetap Waspada

Pada 17 Januari 2024, terjadi gempa M5,0 di laut Barat Laut Jailolo, dengan kedalaman 22 km, dan tidak menimbulkan tsunami.

Pada 11 September 2023, gempa M5,9 mengguncang area tersebut tanpa potensi tsunami.

Bahkan pada 2 April 2025 pernah tercatat gempa M5,9 di laut sekitar Jailolo, dengan intensitas hingga IV di pusat populasi, namun BMKG tidak melaporkan peringatan tsunami.

Faktor-faktor utama yang menjadi dasar BMKG menyatakan tidak adanya potensi tsunami antara lain:

1. Magnitudo relatif rendah (<5,0).

Baca Juga: Gempa Dahsyat 6,3 Magnitudo Guncang Bengkulu Jumat Dini Hari, Warga Diminta Tak Panik

2. Kedalaman dan gaya gempa gempa dangkal di zona subduksi besar bisa memicu tsunami, tapi untuk gempa transform di laut dalam hingga sedang, risikonya rendah.

3. Riwayat zona meski sering bergejolak, gempa serupa sebelumnya tidak pernah memicu gelombang laut besar.

BMKG dan BNPB merekomendasikan langkah antisipasi sebagai berikut:

Tetap tenang, terutama saat terjadi getaran gempa.

Hindari area pantai dan laut, walau potensi tsunami rendah, sebagai tindakan preventif.

Monitor informasi resmi dari BMKG dan BNPB via media sosial atau aplikasi resmi.

Perkuat kesiapsiagaan di lingkungan: simpan kontak darurat, padamkan gas/listrik jika perlu selepas gempa, serta siapkan rencana evakuasi.

Gempa M4,6–4,8 yang melanda Jailolo pada 27 Februari 2025 dini hari tidak berpotensi tsunami berdasarkan analisis BMKG.

Baca Juga: Indonesia Stop Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Myanmar Usai Tahap Ketiga, Ini Penjelasannya!?

Namun, gempa ini menjadi pengingat bahwa Wilayah Maluku Utara berada di jalur ring of fire dan terus rentan terhadap aktivitas seismik.

Masyarakat pun diimbau selalu waspada dan patuh terhadap arahan unsur terkait.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.