Simsalabim! Terdakwa Ronald Tannur Bunuh Pacar Secara Brutal Dituntut 12 Tahun Penjara, di Vonis Bebas

AKURAT BANTEN - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya putuskan Gregorius Ronald Tannur di vonis bebas, amar putusan tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim PN Surabaya Erintuah Damanik, di Ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (24/7/2024).
"Membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan, memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan setelah putusan ini diucapkan, memberikan hak-hak terdakwa tentang hak dan martabatnya," kata Ketua Majelis Hakim pada, Rabu (24/7/2024) dikutip Akurat Banten.
Putusan ini menjadi kontroversi, sebelumnya terdakwa dituntut 12 tahun penjara dan membayar rugi restitusi pada keluarga korban atau ahli waris sebesar Rp263,6 juta karena dengan sengaja melakukan tindakan keji dengan membunuh kekasihnya, Dini Sera Afrianti (29) secara brutal.
Tuntutan tersebut dinilai pantas karena berdasarkan barang bukti rekaman CCTV, terdakwa terlihat dengan sengaja melindas tubuh korban dengan mobil hingga tewas.
Mendengar amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim, sontak seluruh pengunjung yang hadir mengikuti sidang tersebut merasa terkejut.
Pengacara korban Dhimas Yemahura, menilai putusan mejelis hakim telah mencederai keluarga Dini (Korban) untuk mendapatkan keadilan.
Baca Juga: Pemprov Banten Siapkan Warung Amal, Menyajikan Makanan Gratis Bagi Pengunjung MTQ ke XXI
"Terkait putusan yang dilakukan hakim Pengadilan Negeri Surabaya tentu sangat memprihatinkan bagaimana hakim di sini memberikan putusan yang sangat mencederai keadilan bagi kami mewakili keluarga korban," tutur Dhimas.
Diketahui, terdakwa Ronald Tannur merupakan putra dari mantan anggota DPR RI dari partai kebangkitan bangsa (PKB).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 7Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 8Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 9Mikel Arteta Beri Peringatan Keras kepada Max Dowman: Kami Bukan di Disneyland!
- 10Michael Carrick Beri 5 Peringatan Keras untuk Pemain MU: Jangan Ada yang Merasa Lebih Besar dari Klub!









