Rencana Kampanye Akbar Paslon AMIN di JIS, Ternodai Pembatalan Sepihak Bus Yang Sudah Dipesan Dan Dibayar

AKURAT BANTEN - Paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dijadwalkan menggelar puncak kampanye akbar di Jakarta International Stadion (JIS), Jakarta Utara pada 10 Februari 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) lewat Keputusan KPU No. 78/2024 tentang jadwal dan tempat puncak kampanye ketiga paslon capres-cawapres pada Pemilu 2024.
Namun upaya netralitas dengan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang demokratis dan Jurdil, justru ternodai tindakan beberapa pihak yang sering memberikan tekanan luarbiasa kepada calon tertentu.
Hal ini sering dialami oleh Paslon nomor urut 1 dengan berbagai macam intimidasi yang jauh dari prinsip dasar azas pesta demokrasi yang melindungi dan melayani kepentingan semua calon dengan rasa keadilan.
Baru-baru ini, Tim nasional pemenangan Paslon 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) mengungkapkan bahwa pemesanan bus kampanye akbar dibatalkan sepihak.
Sementara anggota jubir Timnas AMIN lainnya yakni Surya Tjandra menyayangkan adanya peristiwa ini. Dia menilai bahwa alasan pembatalan sepihak oleh vendor perlu diperiksa kembali.
“Tidak hanya menunjukkan ada yang takut kalah, tetapi juga merugikan perusahaan bus yang sebetulnya tidak ada urusan apa pun dengan kampanye yang dilaksanakan,” tuturnya Sabtu (27/1/2024).
- Baca Juga: Unggahan Bobby Nasution Tuai Kritik Netizen, Dianggap Kampanye Terselubung Capres No 2
- Baca Juga: Jusuf Kalla: Dari Semua Pemilu, Tahun Ini Paling Kotor!
- Baca Juga: Cak Imin: Belah Dada Saya, Isinya Merah Putih, NKRI Harga Mati!
Melalui akun media sosial X/Twitter-nya pada, Sabtu (27/1/2024). Muhammad Said Didu Kabarkan pembatalan sepihak pemesanan bus kampanye akbar AMIN.
“Tim saya sudah pesan bus untuk acara kampanye akbar pasangan AMIN di JIS [Jakarta International Stadium] tanggal 10 Februari, 2 hari lalu dan sudah dibayar, hari ini kami ditelpon bahwa dibatalkan dengan alasan yang tidak masuk akal. Tekanan makin jauh?” demikian cuitan akun @msaid_didu, Sabtu (27/1/2024).
Dikutip dadi Bisnis.com, anggota jubir Timnas AMIN lainnya, Billy David Nerotumelina. Dirinya membenarkan bahwa pembatalan tersebut dilakukan sepihak.
“Pak Said Didu menyatakan bahwa pembatalan ini sepihak. Vendor menyatakan bahwa harus bersikap netral sebagai alasan pembatalan,” katanya saat dihubungi Bisnis, Sabtu (27/1/2024).
“Tekanan dan ketakutan itu yang membuat banyak pihak ingin menggagalkan agenda kampanye akbar AMIN tersebut,” ujar Billy.
Menurut Billy, dari peristiwa ini, setidak terdapat dua hal yang menjadi catatan pihaknya antara lain:
Pertama, peristiwa ini mengindikasikan adanya tekanan berbagai pihak kepada vendor penyedia bus, sehingga mau tidak mau vendor tersebut harus membatalkan pesanan Timnas AMIN.
Kedua, dia melihat ada ketakutan yang masif terhadap eksistensi AMIN dan gerakan rakyat yang akan menghadiri kampanye akbar paslon nomor urut 1 itu di JIS pada Minggu, 10 Februari mendatang.
Dia berharap akan adanya solusi yang baik untuk semua pihak terkait hal ini, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










