120 Orang Sivitas Pengkritik Jokowi Mengatasnamakan Akademika UNAIR, Tak Wakili Kampus

AKURAT BANTEN - Sebelumnya, 120 orang sivitas yang mengatasnamakan akademika Universitas Airlangga (Unair) menyampaikan pernyataan sikap mengkritisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan situasi demokrasi saat ini.
Dilansir dari detikJatim,Terkait pernyataan sikap mengkritisi Presiden Jokowi yang mengatasnamakan kampus tersebut, Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof Badri Munir Sukoco menegaskan, Ia juga menyesalkan penggunaan gedung tanpa seizin kampus.
"Kami menyesalkan penggunaan tanpa izin gedung pasca atas aktivitas publik tanpa pemberitahuan," kata Badri di gedung sekolah pascasarjana Unair kampus B pada senin, (5/2/2024)
- Baca Juga: Tanggapan Surya Paloh tentang Debat Terakhir Anies: Sangat Impresif
- Baca Juga: Viral, Mobil Mercy Putih Ikuti Iringan Pejabat Ditegur Polisi Langsung Ciut
- Baca Juga: Jokowi di Nobatkan Sebagai Bapak Politik Dinasti Indonesia Oleh Forum Cik Di Tiro
Badri memastikan aksi yang dilakukan tak mewakili Unair. Badri juga optimistis Pemilu 2024 akan berlangsung luber dan jurdil.
"Perlu kami pastikan, yang disampaikan tadi tidak mewakili sivitas akademika Unair maupun sivitas akademika Pascasarjana Unair. Terakhir, kami percaya Pemilu 2024 akan terselenggara secara luber dan jurdil," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?







