Banten

Hari Anak Sedunia 20 November Beda dengan Hari Anak National, Ternyata Ini Alasannya Ada 2 Peringatan

Andi Syafriadi | 20 November 2025, 06:32 WIB
Hari Anak Sedunia 20 November Beda dengan Hari Anak National, Ternyata Ini Alasannya Ada 2 Peringatan

AKURAT BANTEN - Tanggal 20 November 2025 kembali menjadi momentum penting bagi dunia, termasuk Indonesia dan Provinsi Banten, karena diperingatinya Hari Anak Sedunia.

Tahun ini, peringatan global tersebut mengusung tema “My Day, My Rights” atau “Hariku, Hakku”.

Tema ini menegaskan kembali bahwa anak adalah subjek yang memiliki hak penuh hak untuk tumbuh, berkembang, bermain, belajar, dan menyampaikan pendapatnya.

Mereka bukan hanya pihak yang perlu dilindungi, tetapi juga individu yang suaranya harus didengar dan dihargai oleh masyarakat.

Baca Juga: Hari Anak Nasional di Kota Tangerang, Marak PSK Dibawah Umur Makin Liar

Hari Anak Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengenang dua tonggak penting.

Deklarasi Hak-Hak Anak tahun 1959 dan Konvensi Hak Anak tahun 1989.

Kedua dokumen tersebut menjadi dasar internasional dalam memastikan bahwa anak-anak, tanpa memandang latar belakang, mempunyai hak yang harus dijamin oleh negara dan masyarakat.

Peringatan setiap 20 November kemudian menjadi panggilan moral global agar seluruh dunia memerhatikan isu-isu yang mengancam masa depan anak, mulai dari kekerasan, eksploitasi, hingga akses pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: Hari Anak Nasional Jadi Panggung Harmoni, Anak-Anak Serang Tunjukkan Pesona Budaya dan Toleransi

Namun, berbeda dengan Hari Anak Sedunia, Indonesia juga memiliki Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Secara konsep, keduanya sama-sama berbicara mengenai pemenuhan hak anak, tetapi ruang lingkup dan fokusnya tidak identik.

Hari Anak Sedunia bersifat global, melibatkan negara-negara di bawah PBB dan menyoroti isu internasional.

Sementara itu, Hari Anak Nasional ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai momen untuk mengevaluasi kondisi perlindungan anak dalam negeri, mulai dari isu kekerasan di rumah tangga, pernikahan dini, hingga pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Nusantara.

Baca Juga: Ucapan Hari Anak Nasional 2025 yang Bikin Terharu dan Penuh Makna

Perbedaan tanggal peringatan ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memiliki perhatian ganda: satu fokus pada konteks global, satu fokus pada kondisi anak di tanah air.

Momentum Hari Anak Sedunia tahun ini juga sangat relevan untuk Provinsi Banten.

Dengan jumlah anak dan remaja yang besar, Banten perlu memastikan bahwa setiap kebijakan daerah mendukung pemenuhan hak-hak dasar mereka.

Isu seperti kekerasan di lingkungan sekolah, perundungan, keterbatasan akses pendidikan di beberapa wilayah, hingga kesehatan mental remaja menjadi perhatian penting yang perlu disikapi serius.

Baca Juga: Hari Anak Nasional di Kota Tangerang, Banyak Pelajar Dibawah Umur Dibiarkan Cari Uang Hingga Malam

Tema “My Day, My Rights” dapat menjadi pengingat bahwa anak-anak di Banten juga perlu dilibatkan dalam dialog publik, didengarkan aspirasinya, dan diberi ruang untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial maupun kebijakan yang menyangkut kehidupan mereka.

Selain itu, peringatan ini juga bisa menjadi momentum bagi sekolah, lembaga masyarakat, dan pemerintah daerah untuk menggelar kegiatan edukatif yang memperkuat literasi hak anak.

Kegiatan seperti diskusi bersama anak, kampanye lingkungan aman, atau perayaan simbolis di sekolah dapat menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menciptakan ruang aman bagi anak-anak.

Pada akhirnya, Hari Anak Sedunia 2025 bukan hanya tentang perayaan, tetapi refleksi mendalam tentang bagaimana masyarakat memperlakukan generasi penerusnya.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Terima 15 Permohonan Anak Banten Pada Peringatan Hari Anak Nasionak 2024 Tingkat Provinsi Banten

Meskipun Indonesia memiliki dua momentum terkait hak anak global dan nasional keduanya saling melengkapi dalam mendorong perlindungan yang lebih komprehensif.

Bagi masyarakat Banten, peringatan ini adalah ajakan untuk memperkuat komitmen bersama demi menciptakan masa depan yang lebih adil, aman, dan membahagiakan bagi seluruh anak.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.