Banten

Hari Anak Nasional di Kota Tangerang, Marak PSK Dibawah Umur Makin Liar

Noudhy Valdryno | 31 Juli 2025, 07:42 WIB
Hari Anak Nasional di Kota Tangerang, Marak PSK Dibawah Umur Makin Liar

AKURAT BANTEN - Motto Akhlakul Karimah Kota Tangerang kembali tercoreng pada momen Hari Anak Nasional, dan Hari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) International di akhir bulan Juli ini.

Keberadaan lokasi prostitusi terselubung wilayah di Kota Tangerang yang kebanyakan melibatkan Pekerja Seks Komersial (PSK) gadis di bawah umur, kini semakin tak terkendali.

Tak adanya pencegahan atau tindak tegas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, kepada para pelaku serta tempat yang menyediakan arena berzina tersebut pun semakin membuat betah para pelaku bisnis haram tersebut.

Baca Juga: Viral! Polisi Sisir Kelapa Gading Usai Aksi Perampasan Gagal oleh Oknum Debt Collector

Ketua MUI Kota Tangerang KH. Ahmad Baijuri Khotib pun sangat menyayangkan fenomena tersebut. Hal itu membuktikan jika Pemkot Tangerang tidak serius menangani persoalan yang telah meresahkan masyarakat.

“Seharusnya jika sudah ada kejadian atau laporan masyarakat itu. Langsung ditindak lanjuti serius. Jadi wajar kalau warga geram,” ujar KH. Ahmad Baijuri, Kamis (31/7/2025).

Terlebih jika giat Satpol PP yang telah merazia sarang prostitusi tersebut, namun tak ada efek apa-apa dengan terus beroperasinya bisnis haram tersebut.

Baca Juga: Jasad Bayi Membusuk Dua Hari di Kebun Pisang, Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan

“Berarti apa yang dilakukan Pemkot Tangerang melalui Satpol PP itu mandul. Buktinya, tak lama mereka beroperasi kembali,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah penginapan yang diduga menjadi sarang prostitusi di kawasan Kampung Pulo, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dalam razia gabungan yang melibatkan TNI/Polri pada Kamis (10/7/2025) malam itu, ditemukan sedikitnya 12 PSK online dibawah umur yang sedang melayani pria hidung belang.

Baca Juga: Rumah Mewah di Cilandak Jadi Markas Penipuan Berkedok Polisi Virtual, 11 WNA Diamankan

Padahal dari razia yang dilakukan tersebut, sebelumnya para penegak Perda Kota Tangerang itu juga telah merazia tempat tersebut. Hasilnya pun sama, rata PSK tersebut didominasi oleh gadis dibawah umur.

Sementara, Ketua RW 04 Kampung Pulo, Sujai mengaku jika keberadaan guest house yang sebelumnya merupakan tempat menginap pramugari maskapai Garuda Indonesia itu sangat meresahkan warga. 

"Sejak berdiri kurang lebih empat tahun lalu, tempat ini berubah fungsi dari mes pramugari menjadi kosan lalu penginapan. Ini sangat meresahkan warga," keluhnya.

Baca Juga: Penyelundupan Narkoba Modus Telan Kapsul Digagalkan di Pademangan, Polisi Tangkap WNA Asal Pakistan

Sehingga ia bersama warga mendesak Pemkot Tangerang untuk menyegel dan menutup lokasi tersebut. 

“Kita sudah banyak laporan dari warga kalo tempat ini, jadi tempat prostitusi online. Jadi kami berharap secepatnya tempat ini ditutup permanen. Ini sudah kedua kalinya dirazia dalam bulan ini," ungkapnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.