Banten

Jika Berkeinginan Menahan Buang Air, Kantongilah Batu Kerikil!

Saeful Anwar | 23 September 2024, 14:31 WIB
Jika  Berkeinginan Menahan Buang Air, Kantongilah Batu Kerikil!

 

AKURAT BANTEN – Mitos ini masih cukup populer dan kerap dilakukan, terutama di kalangan anak-anak. Dan masih saja sebagian masyarakat berpendapat mengantongi batu kerikil, merupakan usaha yang harus dilakukan jika terdesak, dan untuk sementara dapat menahan keinginan buang air kecil maupun besar (BAB).

Hal ini adalah mitos yang sudah turun temurun. Tetapi belum diketahui bukti ilmiah sama sekali yang mendukung mitos ini.

Namun, mengantongi batu bisa memberikan sugesti kuat pada pikiran untuk menahan keinginan BAB, sehingga orang mungkin bisa menahannya hingga situasi memungkinkan.

Selain itu, mengantongi batu bisa menjadi distraksi sementara dari keinginan untuk BAB.

Mengantongi batu dipercaya sebagai cara ampuh untuk menahan buang air kecil ataupun besar.
Meskipun tidak beralasan secara ilmiah, mitos ini masih bertahan dalam budaya populer di beberapa daerah.

Baca Juga: Mitos atau Fakta: Memotong Kuku Malam Hari Akan Datangkan Kesialan atau Mempengaruhi Umur Manusia

Mengutip laman UnityPoint Health, saat ingin BAB, seseorang akan merasakan serangkaian gejala seperti sakit perut, mulas, hingga kembung yang tidak nyaman.

Meski sudah merasakan gejala-gejala tersebut, beberapa orang karena alasan tertentu lebih memilih untuk menahannya.

Ini menyebabkan beberapa orang yang kebelet BAB mengantongi batu. Ia melakukannya dipercaya dapat mengurangi keinginan untuk buang air besar.

Namun perlu diketahui, hal tersebut hanyalah mitos dan tidak ada bukti yang menunjukkan mengantongi batu dapat menahan BAB.

Bila seseorang berhasil melakukannya, hal ini besar kemungkinannya itu hanya merupakan sugesti belaka [**]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman