Mitos atau Fakta: Suara Tokek Dimalam Hari, Pertanda Membawa Keberuntungan

AKURAT BANTEN - Tokek adalah nama umum untuk menyebut cecak besar atau jenis-jenis kadal dari suku Gekkonidae. Namun istilah tokek secara sempit biasa merujuk pada jenis-jenis dari genus Gekko, famili Gekkonidae. Konon, suara tokek dimalam hari pertanda membawa keberuntungan bagi manusia dan alam sekitar.
Masih banyak masyarak awan, bila tokek berbunyi pada malam hari dipercaya akan memberi keberuntungan. Terkadang kita sering menemukan hewan tokek di rumah atau berbagai bangunan.
Mitos
Tak jarang pula, tokek tersebut mengeluarkan suara.Suaranya yang khas menjadi ciri utama hewan ini jika dibandingkan dengan hewan reptil lainnya.
Di Indonesia, hewan tokek sering dikaitkan dengan berbagai mitos terutama saat ia mengeluarkan suara.
Baca Juga: Mitos Atau Fakta: Ayam Berkokok Di Malam Hari, Pertanda Ada Kejadian Yang Buruk
Jumlah suara dari hewan tokek sering diduga akan membawa pesan, khususnya mengenai hal-hal yang berbau mistis.
Beberapa mitos yang berkembang di masyarakat mengenai suara hewan tokek sebagai berikut:
1. Bisa meramal masa depan. ...
2. Sebagai penolak bala. ...
3. Menandakan adanya makhluk halus. ...
4. Sebagai pembawa keberuntungan. ...
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Jika Kucing Hitam Melangkahi, Mayat Akan Hidup Kembali
5. Tokek besar adalah peliharaan dukun. ...
6. Gigitan tokek tidak pernah lepas. ...
7. Tokek konon hewan sakral keturunan naga. ...
8. Mengundang rezeki.
Namun, bagaimana sebenarnya ? Apakah ada tanda atau mitos tertentu berkenaan fenomena tokek di dalam rumah? .
Dari beberapa mitos masih belum jelas pembuktiannya, karena belum ada lembaga atau institusi yang mengklaim kebenaran suara tokek sebagai pertanda membawa keberuntungan, melihat mahluk halus, meramal masa depan dan menolak bala.
Baca Juga: Mitos atau fakta: Nasi Dirumah Cepat Basi, Pertanda Ada Anggota Keluarga Yang Meninggal Dunia
Fakta
1.Tokek memiliki masa hidup yang lamailustrasi tokek (pixabay.com/torstensimon)Dilansir Wikipedia, tokek rumahan biasanya dapat hidup hingga jangka waktu lima tahun.
Tokek berjenis Leopard bahkan bisa hidup lebih lama, yaitu hingga jangka waktu lima belas tahun di alam bebas dan dua puluh tahun di dalam penangkaran.
2. Tokek memiliki kemampuan memutuskan ekorilustrasi tokek Dalam rangka beradaptasi dan melindungi diri, tokek dapat memutuskan ekor mereka. Kemampuan ini dikenal sebagai autotomi.
Dilansir National Geographic, ekor tokek dapat tumbuh kembali dalam waktu 30 hari, yang mana lebih cepat dari jenis kadal lainnya.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Mandi Malam Hari Sebabkan Rematik
Selain itu, tokek juga biasanya memakan sisa ekor mereka yang telah putus, karena dalam ekornya terkandung nutrisi dan lemak yang disimpan oleh tokek.
3. Tokek tidak bisa berkedip ilustrasi tokek (unsplash.com/verdian chua)
Kebanyakan spesies tokek tidak bisa berkedip karena tidak memiliki kelopak mata.
Melansir dari Mercury Pets, diperkirakan terdapat 1500 spesies tokek di dunia yang tidak memiliki kelopak mata, sedangkan yang memiliki kelopak mata setidaknya ada 18 spesies.
Salah satu spesies tokek yang memiliki kelopak mata adalah tokek jenis Leopard.Nah, untuk menjaga agar mata mereka agar dapat melihat dengan jelas, tokek akan menggunakan lidah mereka untuk membersihkan mata dari debu dan kotoran yang menempel.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Kejatuhan Cicak Pertanda Membawa Sial
Caranya? Tentu saja dengan menjilatnya.Lalu, bagaimana tokek bisa tidur jika tidak punya kelopak mata? Dalam hal ini, tokek akan menyempitkan pupil dan memutar bola mata mereka ke belakang agar tidak terpapar cahaya.
4. Tokek tidak dapat merayap di permukaan teflonilustrasi tokek (unsplash.com/Michaela Kliková)Sama halnya dengan cicak, tokek mampu merayap di hampir semua permukaan, termasuk permukaan yang licin sekalipun.
Hal ini karena tokek dan cicak sama-sama memiliki rambut-rambut halus yang disebut spatulae pada permukaan kaki mereka.Spatulae ini lah yang membantu tokek menempel di hampir semua jenis permukaan, kecuali permukaan teflon.
Alasan mengapa tokek tidak bisa merayap di permukaan teflon adalah karena struktur kimia yang terdapat pada teflon.
5. Mata tokek sangat sensitif terhadap cahayailustrasi tokek (unsplash.com/David Clode)Karena aktif di malam hari, tokek nokturnal harus dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan minim cahaya. Nah, dalam rangka beradaptasi, tokek nokturnal memiliki fitur istimewa, yaitu mata dan pupil yang besar, serta sel yang sangat peka terhadap cahaya.
Ketiga fitur ini memungkinkan tokek untuk melihat mangsa dengan jelas di malam hari.
Baca Juga: Mitos Atau Fakta: Makan Buah Durian Efektif untuk Meningkatkan Mood, Yuk, Simak!
6. Benarkah tokek dapat mengetahui keberadaan hantu?
ilustrasi tokek (unsplash.com/verdian chua) "Tokek ... tokek ..." Sudah tidak asing dengan suara di atas? Menurut mitos yang beredar, suara tokek seperti di atas identik dengan keberadaan makhluk halus.
Hal ini karena sebagian masyarakat percaya bahwa tokek dapat mendeteksi keberadaan hantu dan kemudian memberikan sinyal dengan suaranya. Sayangnya, sampai saat ini pun belum ada bukti ilmiah yang mendukung kebenaran dari mitos tersebut.
Nah, biasanya suara tersebut dikeluarkan oleh tokek dalam rangka menarik pasangan, atau pun untuk menandai wilayah mereka.
Baca Juga: Mitos Atau Fakta: 5 Arti Dibalik Larangan Pengantin Sebelum Menikah
Lalu, kenapa tokek biasanya berbunyi di malam hari? Tidak, bukan karena tokek dapat melihat hantu.
Alasannya adalah karena kebanyakan spesies tokek merupakan hewan nokturnal, yang berarti aktif di malam hari.Bagaimana, menarik sekali, kan, lima fakta di atas?
Nah, sebenarnya masih banyak fakta unik lainnya seputar tokek yang juga tidak kalah menarik untuk disimak. Kira-kira setelah membaca rangkuman di atas, apakah kamu jadi berminat untuk memelihara tokek di rumah ? (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










