Sejarah Hari Puisi Nasional 28 April, Ada Kaitannya dengan Chairil Anwar?

AKURAT BANTEN - Tanggal 28 April selalu ada peringatan mengenai Hari Puisi Nasional setiap tahunnya.
Adapun peringatan Hari Puisi Nasional dilakukan dalam rangka mengenang wafatnya legendaris penyair asal Indonesia yaitu Chairil Anwar.
Dikutip dari beberapa sumber, Sabtu (27/4/2024) berikut merupakan sejarah Hari Puisi Nasional yang diperingati setiap tanggal 28 April.
Baca Juga: Hari Angkutan Nasional 24 April, Simak Sejarah dan Tujuannya!
Sejarah Hari Puisi Nasional
Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra dengan bahasa yang terikat irama, mantra dan rima dalam setiap penyusunan larik dan baitnya. Selain itu, puisi juga dapat diartikan sebagai gubahan dalam bentuk bahasa yang dipilih dan ditata.
Penetapan Hari Puisi Nasional 28 April ditetapkan menurut hari wafatnya Chairil Anwar. Sampai saat ini ia telah melahirkan 96 karya termasuk 70 puisi.
Baca Juga: Hari Perempuan Internasional 2024: Lengkap Tema, Makna dan Sejarahnya!
Chairil Anwar dijuluki sebagai Si Binatang Jalang dan dinobatkan sebagai pelopor angkatan 45 karena karya puisi yang dilahirkannya menggambarkan perjuangan kemerdekaan pada zamannya. Tak hanya itu, Chairil Anwar juga menciptakan puisi tentang perlawanan dan semangat merdeka.
Peringatan Hari Puisi Nasional 28 April dilakukan untuk mengenang jasa para sastrawan Indonesia sekaligus sebagai sumber inspirasi untuk memajukan kebudayaan Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









