Banten

Viral Pertandingan Voli di Malingping Ricuh, Suporter Adu Mulut hingga Lempar Kursi

Diana Aslamiyyah | 9 Oktober 2023, 13:38 WIB
Viral Pertandingan Voli di Malingping Ricuh, Suporter Adu Mulut hingga Lempar Kursi

AKURAT BANTEN - Pertandingan bola voli yang digelar pemuda Pasir Limus, Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten berakhir ricuh. Sejumlah orang terlibat adu mulut hingga beberapa kursi pun jadi sasaran amukan suporter.

Peristiwa ini terekam dalam video amatir warga di media sosial pada Minggu, (8/10/2023) hingga viral. Kendati demikian tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Informasi dihimpun menyebutkan, peristiwa terjadi pada Minggu, (8/10/2023) sore.

Pertandingan voli belakangan ini diketahui dalam laga final antara Tim Kejo Akel versus Paguyuban Jaro Banjarsari.

Kericuhan dipicu aksi adu mulut diduga lantaran ketidakpuasan terhadap wasit. Sejumlah fasilitas di lokasi itu dilempar berantakan.

Baca Juga: DPRD Lebak Usulkan Tiga Nama Calon Pj Bupati Kabupaten Lebak

Kapolsek Malingping AKP Sugiar Ali Munandar membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Gak ada korban cuma adu ngomong doang," ujarnya saat di hubungi lewat telepon Senin. (9/10/2023).

Pada kesempatan terpisah, salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Banjarsari, Santibi membantah kericuhan itu akibat kekalahan, namun kata dia, pihaknya tidak terima salah seorang rekannya diduga ditodong senjata api oleh oknum aparat.

"Kericuhan tersebut bukan karena kekalahan Voli, tapi kita tidak terima temen kami kepala desa diduga ditodong sama pistol oleh salah seorang oknum Intel," katanya saat dihubungi.

Santibi menyebut, rekannya yang mengalami tindakan tidak menyenangkan dari yang diduga aparat adalah Abidin Kades Lebakeusik. Karena itu kata Santibi, Paguyuban Kepala Desa Banjarsari akan tetap menindaklanjuti proses hukum atas todongan pistol tersebut.

"Kita mah tidak ada untuk buat kericuhan, malu seorang pemimpin, cuma jika ada orang yang todongin pistol ke temen kami dengan terpaksa semua ikut membantu teman kami. Jadi, tergantung Abidin tadimah mau ditindaklanjut," ucap pria yang juga menjabat Sekjen Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Banjarsari ini." pungkasnya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.