Banten

Bendungan Karian Kelar Dibangun, Warga Masih Belum Dapat Ganti Untung: Sekarang Nyeberang Jalan Harus Naik Getek

Ratu Tiarasari | 21 November 2023, 20:25 WIB
Bendungan Karian Kelar Dibangun, Warga Masih Belum Dapat Ganti Untung: Sekarang Nyeberang Jalan Harus Naik Getek

AKURAT BANTEN - Proyek strategis nasional Bendungan Karian, di Lebak, Banten, telah selesai pengerjaannya dan siap dioperasikan. 

Tetapi, di balik selesainya pengerjaan proyek Bendungan Karian tersebut ternyata masih menyisakan masalah yang belum terselesaikan oleh pemerintah.

Sejumlah warga di Desa Tambak, Kecamatan Cimarga, Lebak, Banten, masih menunggu kepastian dari pemerintah kapan ganti untung tanah milik mereka yang terkena dampak Bendungan Karian itu dibayar.

Baca Juga: OLX Diduga Kerjasama dengan Jaringan Penipuan Kosan Modus Minta DP di Setiabudi

Seperti dikatakan Adang Sopandi. warga Desa Tambak, Kecamatan Cimarga. Dia mengaku, lahan milik warga banyak yang belum terselesaikan pembayaran ganti untungnya di Desa Tambak. 

"Sudah terendam genangan air yang berasal dari Bendungan Karian, sekarang warga yang hendak menyeberang terpaksa harus menggunakan jasa rakit yang terbuat dari bambu, karena untuk melintasi jalan di seputaran Bendungan seringkali ditutup dan tidak bisa melintas," katanya, kepada Akurat Banten, Selasa (21/11/2023).

Dia bersama warga lainnya berharap, pembayaran ganti untung tanah milik warga yang belum terselesaikan itu bisa segera terselesaikan oleh pemerintah.

"Untuk Desa Tambak kurang begitu banyak sih, ini lagi ngobrol sama warga (Kasepuhan)," katanya.

Untuk diketahui, kemampuan Bendungan Karian menampung hingga 60,8 juta m3, diharapkan bisa mengurangi luapan banjir Sungai Ciujung hingga 30 persen “Fungsi konservasi air".

Baca Juga: Cari Kerja di Australia Susah, Banyak WNI Pemegang WHV Malah Lontang-lantung

Sebelumnya, air Sungai Ciujuang bila sedang meluap terbuang percuma membanjiri jalan tol seperti di tahun 2014 di Tol Jakarta-Merak.

Air yang ditampung bendungan selanjutnya digunakan menjadi air baku sebesar 14,6 m3/detik untuk dipasok ke berbagai daerah, seperti Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Bendungan ini juga memasok untuk kebutuhan air di Ibu Kota DKI Jakarta sebesar 9,1 m3/detik. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.