Banten

3 Jenis Kuliner Khas Banten Yang Paling Dicari di Daftar Menu

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 10 November 2023, 20:38 WIB
3 Jenis Kuliner Khas Banten Yang Paling Dicari di Daftar Menu

AKURAT BANTEN - Provinsi Banten berada di Pulau Jawa, Indonesia. Ibu kota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Serang, Provinsi ini merupakan provinsi yang paling barat di Pulau Jawa. Sebelum menjadi Provinsi Banten, Dahulu pernah menjadi bagian dari provinsi Jawa Barat, tetapi provinsi ini menjadi wilayah pemekaran sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000.

Dilansir dari berbagai sumber, Para leluhur Banten banyak mewarisi jenis kuliner rasa khas yang banyak diburu oleh para pecinta kuliner nusantara antara lain:

1. Sate Bandeng

Jika biasanya ikan bandeng dimasak dalam bentuk yang masih utuh, kali ini olahan ikan bandeng berbentuk sate lilit khas Bali, Sejarahnya, sate bandeng menjadi makanan sultan dan sudah ada sejak tahun 1552.

Adapun prosesnya pengolahannya, daging ikan bandeng akan dipisahkan terlebih dahulu dari durinya lalu dibentuk bulat, dibumbui, kemudian dibakar hingga matang.

2. Pecak Bandeng

Selain Sate Bandeng, ada juga Pecak Bandeng. Nah, bagi kalian pecinta seafood, wajib cobain makanan khas satu ini. Olahan ikan bandeng yang dimarinasi dengan bumbu lalu digoreng hingga renyah. Kamu dapat tenang saat memakannya karena ikan ini bebas dari duri.

3. Rabeg

Konon, makanan satu ini terinspirasi dari makanan khas Arab. Namanya sendiri terinspirasi dari kota di Arab yang pernah disinggahi oleh Sultan Banten, yaitu Sultan maulana yakni Kota Rabigh.

Rabeg sendiri mirip dengan semur atau tengkleng. Terbuat dari daging sapi atau kambing yang dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, lada, biji pala, kayu manis, jahe, lengkuas, dan juga kecap, lalu diberi kuah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.