48 Tahun Membangun, Summarecon Serpong Tumbuh Jadi Kota Metropolitan Baru

AKURAT BANTEN - Tidak terasa 48 tahun sudah Summarecon membangun. Selama itu, banyak capaian yang telah diraih.
Salah satunya terlihat di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. Pembangunan Summarecon di wilayah ini tergolong berhasil dan pesat.
Hasilnya, dapat dilihat saat ini. Area seluas 800 hektare yang dikuasai Summarecon Serpong, telah tumbuh menjadi kota metropolitan baru.
Magdalena Juliati, Executive Director Summarecon Serpong mengatakan, Summarecon mulai membangun, pada tahun 1993.
Baca Juga: Mesin Penguji Rusak, Layanan Uji KIR di Pandeglang Sempat Terhenti 1 Bulan
"Kini Gading Serpong, telah berkembang menjadi Kota Metropolitan Baru," katanya, kepada Akurat Banten, Senin (6/11/2023).
Hingga saat ini, pembangunan di kawasan itu masih terus dilakukan.
Sebagai kawasan yang terus membangun, Summarecon Serpong banyak diuntungkan dengan pengembangan kawasan di sekitarnya.
"Tahun depan akses Jalan Boulevard Gading Serpong akan terhubung langsung dengan wilayah BSD dengan ROW 45 meter serta dilengkapi dengan infrastruktur jalan berbasis teknologi," jelasnya.
Tidak hanya itu, tata kelola kota dan revitalisasi berkonsep smart city juga mulai dijalankan, di antaranya dengan penerapan smart traffic lights dan membangun command centre.
Baca Juga: Melalui Doa, Puluhan Ribu Warga Banten Berjuang untuk Palestina Merdeka
"Smart traffic light yaitu sistem pengendalian dan pemantauan lalu lintas berbasis teknologi yang berfungsi mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi pengaturan lampu lalu lintas," jelasnya.
Smart traffic light sudah aktif pada 2 titik utama, di Jalan Boulevard yaitu perempatan Symphonia dan perempatan Scientia Garden.
"Selanjutnya secara berkala akan mulai diterapkan di titik-titik ramai di seluruh wilayah Summarecon Serpong," ungkapnya.
Sementara Command Centre, akan dibangun di lahan seluas 842 m2 dan bangunan seluas 142,42 m2 yang berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong yang akan mulai aktif di akhir tahun 2023.
"Aset ini difungsikan sebagai Traffic Management, Quick Respon, Incident Monitoring, Town Management, Information System hingga Guard Patrol Monitoring," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Gibran? Prabowo Disebut Punya 4 Kandidat Cawapres, Ada Nama Mengejutkan
- 2Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 3Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pramono Anung Buka Suara, 'Ada Pesan Penting untuk Pemerintah'
- 6Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Dokumen Pendidikan Gibran, Ada Keterangan yang Dipertanyakan
- 7Langit Malam 14 September Bikin Geger, Bulan dan Venus Ternyata Punya 'Pertunjukan' Khusus
- 8Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 9Roy Suryo Minta Rp206 Juta, Hakim Cuma Beri Rp5 Juta! Responsnya Bikin Kaget
- 10Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda



