Nencep di Pohon, dari 1.900 APK Pemilu 2024 di Kota Tangerang Diturunkan

AKURAT BANTEN - Bawaslu bersama Satpol pp Kota Tangerang, menurunkan ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Alat Peraga Sosialisasi (APS) Pemilu 2024.
"Dari rekapan kita, ada 1.900 lebih APK yang melanggar. Dari mulai spanduk, baliho, banner, maupun bendera partai yang kita turunkan dari 13 kecamatan di jalur protokol dan pemukiman," ujar Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Komarullah kepada Akurat Banten, Sabtu (23/9/2023).
Ketua Bawaslu Kota Tangerang, yang akrab disapa Komar itu menjelaskan, dalam penertiban yang dilakukannya itu telah mendapat instruksi dari Bawaslu RI.
Baca juga: 28 Kilo gram EMAS untuk LIDAH API KEMERDEKAAN di Puncak Monas, Miris! Penyumbang Masuk BUI
Dijelaskan dia, Bawaslu Kota berkoordinasi ke pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terkait larangan perda.
"Karena kalau berbicara peraturan hari ini, peraturan ada di pemerintah daerah terkait Perda No 6 tahun 2018, Pasal 25. Itu jelas. Ditambah Peraturan Wali Kota No 14 tahun 2021 tentang Perlindungan Pohon," jelasnya.
Menurut Komar, keberadaan APK itu melanggar juga telah merusak estetika jalan raya, di Kota Tangerang.
Baca juga: Prediksi Timnas U-24 vs Cina Taipei, Mengunci Tiket 16 Besar Asian Games?
"Untuk penertiban sebenarnya sampai tanggal 26 September. Untuk selanjutnya, kita tunggu arahan dari Satpol pp sebagai penegak Perda," sambungnya.
Terkait maraknya APK yang melanggar, kata Komar, pihaknya pun sebelumnya telah memberikan imbauan kepada partai yang bersangkutan agar tidak melanggar pada hari sosialisasi ini.
"Karena hari ini kan emang benar nih boleh bersosialisasi pantai, Tapi hanya nomor, logo partai dan ketua umumnya. Itu juga di base camp partainya. Jadi, lebih dari itu sudah kampanye," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 7Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 8Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo




