Catat! Ini Perbuatan Sehari-Hari Yang Dapat Membatalkan Puasa

AKURAT BANTEN - Ibadah puasa yaitu menahan diri dari rasa lapar dan haus. Namun tidak hanya itu, puasa juga mewajibkan untuk menahan hawa nafsu dan perbuatan-perbuatan yang dilarang agama.
Dalam praktiknya, terdapat perbuatan-perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Apabila seseorang melakukan perbuatan tersebut, maka ia harus mengqada puasa.
Berikut perbuatan sehari-hari yang dapat membatalkan puasa.
Baca Juga: Sinopsis 3 Body Problem, Serial Terbaru yang Tayang di Netflix
Perbuatan yang Dapat Membatalkan Puasa
Muntah dengan Sengaja
Perbuatan yang dapat membatalkan puasa yang pertama adalah muntah dengan sengaja. Muntah secara disengaja maksudnya adalah aslinya tidak mau muntah tetapi dibuat muntah.
Sebaliknya, jika muntah karena tidak disengaja, maka tidak membatalkan puasa.
Keluar Air Mani
Perbuatan yang dapat membatalkan puasa selanjutnya adalah keluar air mani. Air mani yang membatalkan puasa adalah air mani yang keluar secara sengaja.
Baca Juga: Profil Anggi Pratama, Suami Stavie Agnecye yang Merupakan Seorang Pilot
Apabila seseorang sedang tidur kemudian keluar air mani secara tidak disengaja, maka puasanya tidak batal.
Bersetubuh
Bersetubuh atau melakukan kegiatan suami istri pada saat puasa, maka puasanya menjadi batal.
Jika seseorang melakukannya, maka dia mendapat hukuman (kaffarah), yaitu berdosam wajib imsak (menahan dir dari melakukan pembatalan puasa sampai maghrib), mendapat takzir, wajib qada', sang suami membayar kaffarah salah satu secara berurutan dari poin berikut : membebaskan budak beriman, atau berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan enam puluh orang miskin setiap hari sebanyak satu mud (675 gram menurut hitungan BAZNAS).
Haid
Perbuatan yang membatalkan puasa selanjutnya adalah haid. Apabila seorang perempuan mengeluarkan darah haid pada saat puasa, maka puasanya menjadi batal.
Dia juga harus mengganti puasa di lain hari.
Baca Juga: Profil Anggi Pratama, Suami Stavie Agnecye yang Merupakan Seorang Pilot
Masuknya Sesuatu hingga Tenggorokan
Makan dan minum termasuk perbuatan yang dapat membatalkan puasa. Makan dan minum merupakan perbuatan memasukkan sesuati melalui jalur leher dan tenggorokan yang akhirnya sampai ke perut.
Namun, apabila makan dan minum dalam keadaan tidak sadar, maka hal ini tidak membatalkan puasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









