Resmi! 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026, Ada Kejutan Besar dan Raksasa yang Tumbang

AKURAT BANTEN - Fase grup Piala Dunia 2026 akhirnya resmi berakhir. Seluruh 32 tim yang akan tampil di fase gugur telah dipastikan, menandai dimulainya babak baru dalam turnamen terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. Dengan format baru yang diikuti 48 negara, kompetisi kini memasuki babak 32 besar, di mana setiap pertandingan menjadi laga hidup dan mati.
Sebanyak 24 tim berhasil lolos sebagai juara dan runner-up grup, sementara delapan tiket sisanya menjadi milik tim peringkat ketiga terbaik.
Format baru tersebut menghadirkan persaingan yang jauh lebih ketat hingga pertandingan terakhir penyisihan grup. Beberapa tim bahkan baru memastikan kelolosan setelah menunggu hasil dari grup lain.
Di antara tim-tim yang berhasil melaju, sejumlah negara unggulan kembali menunjukkan dominasinya. Argentina, Brasil, Prancis, Jerman, Portugal, Belanda, Inggris, dan Spanyol berhasil menembus fase gugur sesuai prediksi banyak pengamat.
Baca Juga: Argentina vs Tanjung Verde: Duel Raksasa dan Debutan yang Mengejutkan di Piala Dunia
Namun, Piala Dunia 2026 juga menghadirkan beberapa kejutan dengan lolosnya negara-negara yang tidak terlalu diunggulkan seperti Bosnia dan Herzegovina, Afrika Selatan, Panama, hingga Yordania, yang sukses memanfaatkan format baru turnamen untuk mencatat sejarah.
Berikut daftar lengkap 32 tim yang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Grup A
Meksiko
Afrika Selatan
Grup B
Kanada
Swiss
Bosnia dan Herzegovina
Grup C
Brasil
Maroko
Grup D
Amerika Serikat
Australia
Paraguay
Grup E
Jerman
Pantai Gading
Ekuador
Grup F
Belanda
Jepang
Swedia
Grup G
Belgia
Mesir
Baca Juga: Norwegia Kalah Telak karena Simpan Haaland? Sang Striker Justru Bela Keputusan Pelatih
Grup H
Spanyol
Cape Verde
Grup I
Prancis
Norwegia
Senegal
Grup J
Argentina
Austria
Aljazair
Grup K
Kolombia
Portugal
RD Kongo
Grup L
Inggris
Ghana
Kroasia
Berakhirnya fase grup juga menghadirkan sejumlah kisah menarik. Iran menjadi salah satu tim yang paling disorot karena tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan, tetapi baru memastikan tiket melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Sebaliknya, beberapa negara yang sempat difavoritkan justru gagal memenuhi ekspektasi dan harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Format baru Piala Dunia 2026 terbukti menghadirkan dinamika berbeda. Delapan tiket untuk tim peringkat ketiga terbaik membuat hampir seluruh pertandingan fase grup tetap memiliki arti hingga peluit akhir.
Baca Juga: Iran Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026, tetapi Tiket ke Babak 32 Besar Masih Jadi Tanda Tanya
Situasi tersebut meningkatkan tensi persaingan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi negara-negara nonunggulan untuk menciptakan kejutan.
Kini perhatian pecinta sepak bola dunia beralih ke babak 32 besar yang akan berlangsung mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan.
Berbeda dengan fase grup yang masih memberi kesempatan memperbaiki hasil, fase gugur menggunakan sistem eliminasi langsung. Satu kekalahan berarti akhir perjalanan di turnamen.
Sejumlah duel besar dipastikan akan menghiasi babak 32 besar. Tim-tim unggulan seperti Argentina, Brasil, Prancis, Jerman, hingga Inggris diprediksi masih menjadi kandidat kuat peraih gelar.
Namun, keberhasilan beberapa tim kuda hitam melangkah ke fase gugur menjadi bukti bahwa kejutan tetap bisa terjadi kapan saja.
Selain persaingan di lapangan, perhatian juga tertuju pada kondisi fisik para pemain. Jadwal pertandingan yang padat membuat banyak pelatih mulai menerapkan rotasi sejak laga terakhir fase grup agar skuad mereka tetap bugar menghadapi pertandingan sistem gugur yang jauh lebih menuntut.
Kini, Piala Dunia 2026 benar-benar memasuki fase yang paling dinanti. Tiga puluh dua tim masih bermimpi mengangkat trofi, tetapi hanya satu yang akan bertahan hingga partai final.
Dengan banyaknya negara unggulan dan munculnya tim-tim kejutan, babak gugur dipastikan menyajikan pertandingan yang lebih sengit, dramatis, dan sulit diprediksi dibanding fase grup.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 6Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 7Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 8Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'










