Dunia Sedang Mencekam, Pelatih Prancis Didier Deschamps Buka Suara Jelang Piala Dunia 2026: Ada Rasa Cemas

AKURAT BANTEN– Atmosfer menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 tidak semata-mata dipenuhi oleh gemerlap taktik dan ambisi mengangkat trofi.
Di balik persiapan matang tim-tim besar, ada bayang-bayang kelam dari situasi geopolitik global yang kian memanas.
Secara mengejutkan, Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memilih untuk tidak tinggal diam.
Juru taktik yang sukses membawa Les Bleus meraih gelar juara dunia 2018 itu secara terbuka menyuarakan isi hatinya mengenai kondisi dunia saat ini yang ia sebut sangat berat dan memicu kecemasan (anxiogène).
Dalam konferensi pers terbaru, Deschamps menegaskan bahwa skuadnya tidak akan berpura-pura tidak tahu mengenai berbagai konflik kemanusiaan yang sedang melanda berbagai belahan bumi.
Baca Juga: Prediksi Skor Aston Villa vs Liverpool: Siapa Tumbang, Siapa Selamat ke Liga Champions?
Berada di Dalam "Gelembung" Sepak Bola, Tapi Ogah Tutup Mata
Sebagai menakhodai salah satu tim terkuat di dunia, Deschamps mengakui bahwa fokus utama anak asuhnya adalah berlatih keras demi lambang di dada.
Namun, ia mengingatkan bahwa para pesepak bola modern tidak hidup di ruang hampa yang terisolasi dari realitas sosial.
Konteks dunia hari ini, apa pun konfliknya, terasa sangat berat, menekan, dan memicu kecemasan. Olah raga tetaplah olah raga, dan kami berada di dalam gelembung kami sendiri. Namun, kami berada di sana tanpa menjadi tuli, bisu, atau buta terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. — Didier Deschamps, Pelatih Timnas Prancis.
Deschamps juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam bagi masyarakat dan bangsa-bangsa yang saat ini harus kehilangan ruang aman, bahkan kehilangan nyawa akibat konflik yang berkecamuk.
Ia berharap, turnamen akbar Piala Dunia 2026 nanti bisa hadir sebagai "jeda yang menyenangkan" (parenthèse enchantée) yang sedikit memberikan hiburan di tengah beratnya situasi global.
Baca Juga: Prediksi Skor PSBS Biak vs Arema FC: Singo Edan Datang Saat Badai Pasifik Sedang Terpuruk
Lampu Hijau untuk Kylian Mbappe Cs Bersuara
Hal menarik lain yang disoroti oleh Deschamps adalah dinamika para pemainnya di luar lapangan.
Di Prancis, perdebatan mengenai apakah seorang atlet boleh ikut campur dalam urusan sosial-politik kerap menjadi konsumsi publik yang panas.
Menanggapi hal ini, Deschamps memberikan pandangan yang sangat humanis dan bijak.
Ia memandang sang kapten, Kylian Mbappe, dan barisan bintang Prancis lainnya bukan sekadar mesin pencetak gol, melainkan seorang warga negara yang utuh.
Meskipun secara pribadi saya memilih untuk menjaga jarak dari perdebatan politik, saya tidak akan pernah menghakimi atau melarang para pemain jika mereka memilih untuk bersuara. Satu-satunya penilaian yang saya lakukan terhadap mereka adalah apa yang harus mereka tunjukkan di atas lapangan dan secara kolektif.
Baca Juga: Prediksi Skor Semen Padang vs Persebaya: Bajul Ijo Diunggulkan Tutup Musim dengan Kemenangan
Menakar Beban Status Favorit Juara
Di samping membahas situasi dunia yang mencekam, mantan kapten Timnas Prancis ini juga tidak menampik adanya tekanan hebat yang mengalir ke skuadnya.
Berstatus sebagai finalis Piala Dunia edisi lalu, Prancis otomatis langsung ditempatkan di garis depan kandidat juara.
Namun, Deschamps memilih membumi. Ia mengingatkan publik bahwa peta persaingan di Piala Dunia 2026 akan sangat cair dan berat sejak peluit babak penyisihan grup dibunyikan.
"Kami adalah salah satu tim favorit, tidak ada keraguan tentang itu. Tapi apakah kami lebih favorit daripada Spanyol, Portugal, Jerman, Inggris, Argentina, Brasil, atau Maroko? Anda tentu punya penilaian sendiri," pungkasnya.
Langkah Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 dipastikan bakal menyedot perhatian ganda.
Dunia tidak hanya akan menonton bagaimana magis taktik Deschamps di pinggir lapangan, tetapi juga bagaimana para bintang dunia ini bersikap di tengah tensi global yang sedang membara.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 10Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens






