Banten

Jalan Lapang Erick Thohir: Kisah di Balik Restu FIFA untuk Posisi Menpora dan Ketum PSSI

Saeful Anwar | 25 September 2025, 09:31 WIB
Jalan Lapang Erick Thohir: Kisah di Balik Restu FIFA untuk Posisi Menpora dan Ketum PSSI

 

AKURAT BANTEN-Nama Erick Thohir kembali menjadi sorotan tajam. Mantan presiden klub Inter Milan ini baru saja dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru, menggantikan Dito Ariotedjo.

Namun, posisinya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memicu pertanyaan publik tentang rangkap jabatan.

Polemik ini kini terjawab sudah. Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara langsung menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan rangkap jabatan Erick Thohir.

Kepastian ini bahkan diperkuat dengan surat resmi dari FIFA yang memastikan Erick bisa tetap menjalankan dua peran strategis tersebut hingga 2027.

Baca Juga: Jokowi 'Ancam' Prabowo? Analisis Tajam Said Didu Bongkar Sinyal Dua Periode, dan Respon Dingin PDIP

FIFA Percayakan Penuh pada Kapasitas Erick Thohir

Saat ditemui usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Amerika Serikat, Gianni Infantino menyampaikan dukungannya yang tak terduga.

Ia menilai Erick Thohir sebagai sosok multitalenta yang mampu mengemban tanggung jawab besar di berbagai bidang.

"Tentu saja tidak masalah. Bapak Erick Thohir sudah menunjukkan sejak lama bahwa beliau adalah sosok multitalenta. Ia bisa melakukan banyak hal dengan cara yang luar biasa," ungkap Gianni.

Ia menambahkan, apa yang telah dilakukan Erick di PSSI adalah bukti nyata keberhasilannya. Kepercayaan itu kini berlanjut di pemerintahan, sebuah sinyal kuat dari FIFA bahwa kolaborasi dengan pemerintah Indonesia bisa berjalan harmonis.

"Apa yang telah ia lakukan di federasi sepak bola, apa yang ia lakukan di pemerintahan, dan apa yang akan ia lakukan untuk olahraga di Indonesia. Ia juga rekan saya, anggota International Olympic Committee (IOC)," lanjutnya.

Dalam pernyataannya, Gianni Infantino memuji Erick sebagai sosok yang kompeten dan visioner.

Menurutnya, kehadiran Erick telah membawa Indonesia ke posisi yang lebih disegani dalam kancah olahraga internasional.

"Dan membawa Indonesia ke posisinya sekarang: sebuah negara yang kini disegani dan menjadi teladan," imbuhnya.

Dukungan ini menjadi bekal kuat bagi Erick untuk memimpin PSSI dan mengawal pembangunan olahraga nasional.

FIFA bahkan menegaskan akan terus bekerja sama dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Erick Thohir, baik sebagai Menpora maupun Ketum PSSI.

Baca Juga: Drama Tersembunyi Ivan Gunawan: Blokir Jirayut hingga Ditagih Utang Ratusan Juta

Surat Resmi FIFA Tegaskan Tak Ada Benturan Kepentingan

Tidak hanya dukungan verbal, kepastian rangkap jabatan ini juga dikuatkan oleh surat resmi dari FIFA.

Surat tersebut memastikan bahwa Erick dapat menjalankan perannya sebagai Menpora tanpa harus melepas jabatan Ketum PSSI hingga periode 2027.

"Saya dapat surat FIFA, yang menyatakan secara statuta dengan track record saya yang sudah ada selama ini di sepak bola itu tidak ada benturan kepentingan," jelas Erick dalam keterangan tertulis.

Erick juga menekankan bahwa sebagai Menpora, fokusnya tidak hanya pada sepak bola. Ia akan menjaga keseimbangan dan memprioritaskan seluruh cabang olahraga, terutama yang menjadi andalan Indonesia.

"Tidak mungkin saya sebagai Menpora, anak emasnya sepak bola, enggak. Anak emas saya nanti itu cabang olahraga unggulan yang 13 atau 14 cabor itu. Dan tentu olahraga yang lain, kami tata ulang," tegasnya.

Baca Juga: Ketua PPRNI Lebak Segera Panggil Manajemen RS Misi usai 70 Persen Karyawan Lakukan Demo

Polemik Selesai, Fokus Pembangunan Olahraga Berlanjut

Secara regulasi, FIFA memang tidak melarang seorang menteri olahraga merangkap jabatan sebagai ketua federasi.

Aturan utama FIFA hanya menekankan independensi federasi dari campur tangan politik. Dengan dukungan dan surat resmi dari FIFA, polemik rangkap jabatan ini pun dinyatakan selesai.

Erick Thohir kini akan melanjutkan kepemimpinannya di PSSI sembari mengemban tugas berat sebagai Menpora. Tujuannya jelas: mengawal kemajuan olahraga Indonesia agar semakin berprestasi di kancah dunia (**) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman