Comeback Manchester City atas Bournemouth, Rayan Cherki Mulai Disebut Pengganti De Bruyne

AKURAT BANTEN - Manchester City membuka musim baru dengan manajer anyar sekaligus pertanyaan lama yang belum terjawab.
Enzo Maresca, yang menggantikan Pep Guardiola setelah delapan tahun kebersamaan pelatih asal Spanyol tersebut, memilih Phil Foden ketimbang Cherki sebagai pemain nomor 10 dalam debutnya di Premier League menghadapi Bournemouth di Stadion Etihad.
Pilihan tersebut cukup beralasan: empat pemain baru saja kembali dari liburan seusai Piala Dunia dan langsung dimainkan sebagai starter.
Maresca juga tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi fisik Cherki, yang baru kembali mengikuti latihan bersama tim sekitar 10 hari sebelum musim dimulai.
Baca Juga: Gary Neville Ungkap Masalah Florian Wirtz dan Alexander Isak di Liverpool
Konsekuensi dari keputusan berhati-hati itu terlihat pada menit ke-26 ketika Marcus Tavernier mencetak gol setelah rangkaian serangan yang memperlihatkan Bournemouth mampu mengeksploitasi sisi kanan pertahanan City.
Tuan rumah memang menghasilkan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhirnya kurang maksimal.
Erling Haaland gagal memaksimalkan sundulan dari posisi ideal, sementara Marc Guehi, yang dimainkan sebagai gelandang karena situasi darurat, menyia-nyiakan peluang emas pada awal babak kedua.
Memasuki menit ke-63 dan skor masih imbang, Maresca akhirnya harus mengubah strategi awalnya.
Baca Juga: Gavi Cedera Saat Barcelona Hancurkan Elche 5-0, Begini Kondisi Terbaru Lututnya
Nico O'Reilly ditarik keluar dan digantikan Cherki. Tidak sampai 30 menit berselang, pertandingan berubah drastis.
Pada menit ke-84, sepak pojok Cherki dari sisi kanan mengarah tepat kepada Guehi.
Bek tersebut melompat tinggi untuk memenangkan duel udara, menaklukkan kiper Djordje Petrovic, sekaligus membuat skor menjadi 1-1.
Dua menit setelah memasuki masa tambahan waktu, Josko Gvardiol menyambut umpan cemerlang Cherki dari luar kotak penalti.
Setelah mengontrol bola dengan baik, Gvardiol mencetak gol penentu yang membawa Man City menang 2-1 atas Bournemouth.
"Dampaknya luar biasa, Rayan adalah tipe pemain seperti itu," ujar Maresca seusai laga. Ia tetap menunjukkan kepuasan meski beberapa hari sebelumnya menyaksikan City mengalami kekalahan telak dari Arsenal di Community Shield. Namun, di balik apresiasinya, Maresca juga memberikan penjelasan yang bersifat defensif dengan mengungkapkan bahwa dirinya berbicara empat mata dengan Cherki setelah pertandingan. Pemain tersebut memang tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya karena harus memulai laga dari bangku cadangan.
"Rayan adalah pria yang baik hati dan jujur. Jika dia tidak senang, dia menunjukkannya, dan saya tahu dia tidak senang hari ini, tetapi pada akhirnya saya tetap harus membuat keputusan," kata pelatih asal Italia itu.
Sikap emosional Cherki sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ketika masih berada di bawah arahan Guardiola musim lalu, pemain asal Prancis itu juga kerap membuat Pep frustrasi karena lebih sering memilih menggiring bola dibanding mengambil pilihan yang lebih sederhana. Meski demikian, Guardiola melihat karakter tersebut sebagai bentuk "kemarahan yang berguna", yang justru mampu mendorong Cherki tampil agresif dan eksplosif setiap kali masuk sebagai pemain pengganti.
Statistik musim sebelumnya turut memperkuat gambaran tersebut. Berdasarkan data Opta, hanya Bruno Fernandes dengan 33 kali penciptaan peluang yang lebih banyak dari permainan terbuka dibanding Cherki yang mencatat 19 peluang di Premier League musim 2025/26. Catatan itu semakin menarik karena Cherki lebih sering tampil sebagai pemain pengganti.
Opta juga mencatat Cherki sebagai pemain dengan assist terbanyak dari permainan terbuka di Premier League sejak awal musim lalu, yakni 12 assist. Sementara itu, kemenangan atas Bournemouth menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak Desember 2021, ketika Ilkay Gundogan mencetak gol menghadapi Leeds, pemain pengganti Manchester City mampu menghasilkan dua assist dalam satu pertandingan.
Performa Cherki tersebut kembali memunculkan pertanyaan besar mengenai kemampuannya mengisi ruang kreatif yang ditinggalkan Kevin De Bruyne. Namun, pada kenyataannya, upaya Manchester City mencari penerus De Bruyne sudah dimulai jauh sebelum Cherki resmi bergabung dengan klub tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC







