Banten

Gary Neville Ungkap Masalah Florian Wirtz dan Alexander Isak di Liverpool

Viona Sebastian Nolani | 25 Agustus 2026, 12:40 WIB
Gary Neville Ungkap Masalah Florian Wirtz dan Alexander Isak di Liverpool
Gari Neville - instagram/@gneville2

AKURAT BANTEN - Gary Neville mengingatkan Florian Wirtz dan Alexander Isak agar segera meningkatkan penampilan serta memperlihatkan tekad yang lebih kuat apabila ingin meraih kesuksesan bersama Liverpool.

Keduanya menjadi rekrutan termahal yang pernah didatangkan Liverpool. Wirtz merapat ke Anfield dengan biaya £116 juta, sedangkan Isak memiliki nilai transfer yang lebih tinggi, yakni mencapai £125 juta.

Akan tetapi, musim debut kedua pemain tersebut justru berjalan mengecewakan.

Liverpool hanya mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kelima dan harus melihat Arsenal merebut gelar Liga Premier.

Baca Juga: Gavi Cedera Saat Barcelona Hancurkan Elche 5-0, Begini Kondisi Terbaru Lututnya

Wirtz dan Isak sama-sama dipercaya sebagai starter ketika Liverpool bermain imbang 2-2 menghadapi Newcastle pada laga tandang, yang sekaligus menjadi pertandingan pertama The Reds pada musim tersebut.

Namun, kontribusi keduanya belum mampu memberikan dampak besar. Wirtz ditarik keluar pada menit ke-63, sedangkan Isak tampil di bawah harapan dalam tekanan atmosfer St James' Park yang begitu kuat.

Menilai performa dua pemain bintang Liverpool tersebut, Neville menilai Wirtz dan Isak bermain terlalu "santai".

Menurutnya, keduanya harus memperlihatkan agresivitas serta determinasi yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Ollie Watkins Absen Saat Aston Villa Dibantai Brighton 0-4, Jawaban Unai Emery Bikin Penasaran

"Masalah besar Liverpool adalah mereka memiliki duet penyerang senilai sekitar 250 juta poundsterling, Isak dan Wirtz. Kita terlalu lunak terhadap mereka," ujar legenda Manchester United itu di Podcast Gary Neville.

" Mereka harus segera mulai bermain bagus, jika tidak, mereka akan menghadapi banyak kritik. Sudah saatnya Writz dan Isak membuktikan kemampuan mereka."

Menurut Neville, keduanya perlu bermain lebih tegas. Jika ingin mengandalkan gaya bermain tersebut, seorang pemain harus memiliki kemampuan kontrol bola yang benar-benar luar biasa.

Khusus untuk Wirtz, Neville mengaku belum melihat agresivitas yang cukup. Gelandang asal Jerman itu dinilai tampil terlalu tenang ketika berada di lapangan dan jarang terlihat memaksakan diri untuk menciptakan peluang atau situasi berbahaya.

Wirtz memang memiliki kualitas, talenta, serta pemahaman posisi yang baik. Namun, Neville menilai sang pemain terkadang terlalu banyak bergerak sehingga tidak cukup sering berada di area yang dekat dengan striker.

Selain itu, Neville juga belum melihat terbentuknya kombinasi yang kuat antara Wirtz dan Isak. Pergerakan Wirtz dianggap terlalu bebas sehingga menurutnya pemain tersebut perlu mengurangi peran dalam proses membangun serangan dan lebih fokus menjalankan fungsi sebagai striker kedua.

Wirtz dinilai harus lebih berorientasi pada hasil serta memahami apa yang perlu dilakukan di lini depan, termasuk memberikan umpan-umpan pendek kepada Isak atau membawa bola menuju ruang kosong di sisi bek tengah lawan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.