Jerman Terpukul, Paraguay Cetak Kejutan Gila di Piala Dunia 2026 Usai Menang Adu Penalti

AKURAT BANTEN - Paraguay membuat kejutan besar setelah berhasil menyingkirkan Jerman lewat drama adu penalti pada Senin (29 Juni) dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Tim asal Amerika Selatan tersebut menang 4-3 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Hasil ini sekaligus mencatatkan sejarah karena menjadi kekalahan pertama Jerman melalui adu penalti di ajang Piala Dunia.
Jose Canale menjadi penentu kemenangan Paraguay lewat eksekusi penalti sudden death pertama.
Sementara itu, kiper Orlando Gill tampil gemilang dengan menggagalkan dua tendangan penalti Jerman, membawa Paraguay menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Paraguay lebih dulu membuka keunggulan melalui sundulan Julio Enciso menjelang akhir babak pertama.
Namun, Jerman yang merupakan juara dunia empat kali mampu membalas lewat gol Kai Havertz pada menit ke-52.
Di babak 16 besar, Paraguay akan menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Swedia yang berlangsung pada Selasa.
Pertandingan tersebut dijadwalkan digelar pada 4 Juli di Philadelphia.
Jika kembali meraih kemenangan, Paraguay akan melangkah ke babak perempat final dan kembali bermain di Foxborough pada 9 Juli.
Sebelumnya, Jerman dikenal sebagai salah satu tim dengan rekor adu penalti terbaik di turnamen besar.
Mereka berhasil memenangkan enam dari tujuh drama penalti, termasuk enam kemenangan beruntun sejak terakhir kali kalah dari Cekoslowakia pada final Kejuaraan Eropa 1976.
Dalam pertemuan sebelumnya di Piala Dunia, Jerman pernah mengalahkan Paraguay dengan skor 1-0 pada babak 16 besar edisi 2002.
Namun, hampir 25 tahun kemudian, Paraguay akhirnya membalas kekalahan tersebut.
"Jelas, kami menganalisis setiap pemain dan setiap detail dari penendang penalti," kata Gill setelah pertandingan.
"Syukurlah saya berhasil menyelamatkan dua penalti. Ini adalah suatu kehormatan; kami menyingkirkan seorang juara," paparnya.
Sementara itu, pelatih Jerman Julian Nagelsmann terlihat terpukul setelah timnya tersingkir.
Ia hanya memberikan pernyataan singkat terkait hasil mengecewakan tersebut.
"Kami tidak melakukan cukup banyak hari ini," terangnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Man City Dinyatakan Bersalah, Thomas Tuchel Pilih Diam: Begini Sikapnya kepada Pemain The Citizens di Inggris
- 10Tinggal 21 Gol Lagi! João Félix Sudah Siapkan Misi Khusus untuk Antar Cristiano Ronaldo ke 1.000 Gol









