Roket Buatan Dalam Negeri Diuji TNI AU, WAFAR RD-702 Siap Dukung Kekuatan Udara Nasional

AKURAT BANTEN - Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Dislitbangau) sukses melaksanakan demonstrasi penembakan roket Wrap Around Fin Aerial Rocket (WAFAR) RD-702 Practice kaliber 70 mm produksi PT Dirgantara Indonesia di Lapangan Tembak Nanggala, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan pengujian ini menjadi langkah penting untuk memastikan kualitas, performa, serta keandalan alat utama sistem senjata (alutsista) buatan dalam negeri sekaligus mendukung tahapan sertifikasi dan pengembangan teknologi roket nasional.
Roket WAFAR RD-702 Practice kaliber 70 mm merupakan salah satu inovasi PT Dirgantara Indonesia yang dirancang memiliki kemampuan adaptasi tinggi.
Sistem roket ini dapat dipasang dan digunakan pada berbagai platform udara, baik helikopter maupun pesawat tempur.
Kadislitbangau Kolonel Tek Rachmadi Anggoro, S.E., M.Sc., M.S.S., melalui perwakilannya Sesdislitbangau Kolonel Tek Sapta Jengkar P., M.Sc., M.I.Pol. menjelaskan bahwa kegiatan demonstrasi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Dislitbangau dalam memastikan setiap alutsista hasil karya industri dalam negeri telah memenuhi standar performa dan tingkat keandalan yang dibutuhkan.
Hal ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
Dalam pelaksanaan uji tembak, Dislitbangau melakukan pengamatan terhadap berbagai aspek kinerja roket, mulai dari keandalan proses peluncuran, karakteristik penerbangan, hingga efektivitas sistem secara menyeluruh.
Pengujian ini menjadi bagian dari tugas utama Dislitbangau untuk mengevaluasi kemampuan alutsista sebelum memasuki tahap pengembangan berikutnya.
Baca Juga: BLT DBHCHT Jawa Tengah 2026 Mulai Cair, 85 Ribu Pekerja Rokok Terima Bantuan Rp 51 Miliar
Keberhasilan penembakan roket WAFAR RD-702 Practice kaliber 70 mm menjadi salah satu indikator penting dalam proses sertifikasi serta penyempurnaan teknologi roket nasional.
Seluruh hasil pengujian nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan sistem pada tahap lanjutan.
Kadislitbangau turut mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar selalu mengedepankan aspek keselamatan terbang dan kerja, menjalankan setiap tahapan sesuai prosedur yang berlaku, serta melakukan pencatatan dan dokumentasi hasil pengujian secara lengkap, tepat, dan akurat.
Demonstrasi penembakan roket WAFAR RD-702 Practice kaliber 70 mm tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.
Melalui hasil pengujian ini, diharapkan pengembangan industri roket nasional semakin kuat dengan adanya kolaborasi antara industri pertahanan, pengguna alutsista, lembaga penelitian, serta berbagai mitra strategis nasional demi mendukung terwujudnya TNI AU yang AMPUH.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Man City Dinyatakan Bersalah, Thomas Tuchel Pilih Diam: Begini Sikapnya kepada Pemain The Citizens di Inggris
- 10Tinggal 21 Gol Lagi! João Félix Sudah Siapkan Misi Khusus untuk Antar Cristiano Ronaldo ke 1.000 Gol









